Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Cak Imin Soroti Nilai Kreativitas Rp0 dalam Kasus Videografer, Peringatkan Ancaman bagi Industri Kreatif

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Cak Imin Soroti Nilai Kreativitas Rp0 dalam Kasus Videografer, Peringatkan Ancaman bagi Industri Kreatif
Foto: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (sumber: ANTARA/Anita Permata Dewi)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai anggapan bahwa kreativitas bernilai Rp0 dapat merusak bahkan mengubur industri kreatif, merespons kasus dugaan korupsi yang melibatkan videografer Amsal Christy Sitepu.

Kritik terhadap Penilaian Kreativitas

Cak Imin menegaskan bahwa ide, gagasan, proses sulih suara, hingga editing merupakan bagian penting dalam industri kreatif yang harus dihargai.

Ia menyatakan, "Proses kreatif adalah nyawa industri kreatif. Ia seharusnya dihargai sebagai keahlian, bukan justru dinihilkan, apalagi dikriminalisasi. Ketika ide dan kreativitas dinilai Rp0, itu bukan sekadar keliru, itu berbahaya," ungkapnya.

Menurutnya, nilai utama industri kreatif berasal dari proses panjang yang meliputi riset, eksplorasi ide, produksi, hingga eksekusi yang tidak bisa diukur hanya dengan pendekatan konvensional.

Ia mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak mengkriminalisasi pekerja kreatif atas proses kerja tersebut.

Ia juga menyampaikan, "Jika kreativitas dianggap tidak bernilai, maka kampus bisa kehilangan semangat mengajarkan inovasi. Lalu, siapa yang akan berkarya? Siapa yang akan melanjutkan ekosistem ini?" ujarnya.

Cak Imin menilai kriminalisasi terhadap kreativitas dapat berdampak sistemis terhadap dunia pendidikan dan regenerasi pelaku industri kreatif.

Ia menyoroti bahwa jutaan masyarakat Indonesia bergantung pada sektor ekonomi kreatif, termasuk kreator konten, videografer, editor, dan desainer.

Ia menambahkan, "Jangan sampai pendekatan yang keliru justru membuat para kreator takut berkarya. Kita butuh keberanian berinovasi, bukan ketakutan akibat salah tafsir," katanya.

Kasus Dugaan Korupsi dan Respons DPR

Kasus dugaan korupsi tersebut terkait pengelolaan dan pembuatan jaringan atau instalasi komunikasi dan informatika desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada tahun anggaran 2020 hingga 2022.

Kerugian negara dalam kasus itu diperkirakan mencapai Rp202.161.980 berdasarkan perhitungan analis ahli dan auditor dari Inspektorat Kabupaten Karo.

Kerugian dihitung dari biaya pembuatan profil desa oleh Amsal Sitepu untuk 20 desa.

Inspektorat Kabupaten Karo menilai komponen seperti konsep atau ide, penggunaan clip on atau mikrofon, cutting, editing, dan dubbing seharusnya dihargai Rp0 atau gratis.

Pada 30 Maret 2026, Komisi III DPR RI menggelar rapat terbatas dengan Amsal Sitepu.

Dalam rapat tersebut, Komisi III DPR RI menyerukan kepada majelis hakim agar mempertimbangkan putusan bebas atau ringan bagi Amsal Sitepu.

Cak Imin menegaskan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.

Ia juga menilai kinerja ekonomi kreatif selama satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan arah yang konsisten menuju ekonomi yang berdaya saing.

Ia menutup dengan pernyataan, "Jangan bunuh kreativitas. Lindungi, fasilitasi, dan hargai. Karena dari situlah masa depan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dibangun," tegasnya.

Penulis :
Leon Weldrick