
Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik bermagnitudo 2,8 yang terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/4/2026) pukul 09.01 WITA disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.
Analisis BMKG dan Lokasi Gempa
Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil menjelaskan gempa tersebut berpusat di darat.
"Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 kilometer selatan Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 kilometer," katanya.
Ia menyebut gempa termasuk kategori dangkal berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter.
"Hingga pukul 09.25 Wita, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan (aftershock)," ujarnya.
Dampak Getaran dan Imbauan Masyarakat
BMKG mencatat getaran dirasakan di Kecamatan Rate-Rate dan Tirawuta dengan skala intensitas II-III MMI.
"Atau getaran yang dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, getaran dirasakan nyata dalam rumah, dan terasa seakan-akan ada truk yang berlalu," ungkapnya.
Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Masyarakat dapat memantau informasi terkini melalui laman resmi www.bmkg.go.id, media sosial @infoBMKG, maupun melalui aplikasi mobile Info BMKG untuk mendapatkan data yang akurat dan cepat," demikian Nasrol Adil.
- Penulis :
- Aditya Yohan








