Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Putri Kusuma Wardani Jadikan Hasil Tur Eropa Modal Hadapi Kejuaraan Asia 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Putri Kusuma Wardani Jadikan Hasil Tur Eropa Modal Hadapi Kejuaraan Asia 2026
Foto: (Sumber : Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani setelah menjalani sesi wawancara bersama pewarta di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (1/4/2026). ANTARA/Muhammad Ramdan.)

Pantau - Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani menjadikan hasil positif dari tur Eropa sebagai modal penting untuk menghadapi Kejuaraan Asia 2026 yang berlangsung pada 7–12 April di Ningbo Olympic Sports Center, China.

Evaluasi dari Tur Eropa

Putri mencatat pencapaian menembus final Swiss Open Super 300 dan perempat final All England Super 1000 sebagai bekal berharga meski masih memiliki sejumlah kekurangan.

Ia mengatakan, "Bersyukur bisa naik podium di Swiss walaupun masih di posisi kedua."

Pada final Swiss Open 2026, Putri harus mengakui keunggulan wakil Thailand Supanida Katethong setelah kalah dua gim langsung.

Sementara di All England, ia kembali takluk dari pemain nomor satu dunia asal Korea Selatan An Se Young di babak perempat final.

Ia mengungkapkan, "Di All England juga cukup senang bisa sampai perempat final. Walaupun kalah lagi, saya banyak belajar dari pertandingan itu."

Fokus Performa dan Target Kejuaraan Asia

Putri menegaskan fokus utamanya adalah tampil lepas dan mengeluarkan seluruh kemampuan tanpa terbebani hasil akhir.

Ia menyatakan, "Ke depan kalau misalnya terjadi lagi situasi seperti itu, saya tidak mau terlalu memikirkan menang atau kalah."

Menghadapi Kejuaraan Asia, ia mewaspadai ketatnya persaingan dari para pemain Asia yang memiliki kualitas merata.

Putri juga menargetkan peningkatan performa setelah dalam tiga edisi sebelumnya selalu terhenti di babak pertama.

Ia mengatakan, "Ya nanti dibuktikan saja di lapangan."

Sebagai informasi tambahan, Putri berharap dapat kembali naik podium sekaligus menjaga konsistensi performa sepanjang musim kompetisi 2026.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan