Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Malaysia Bentuk Pusat Komando Komunikasi untuk Respons Dampak Krisis Timur Tengah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Malaysia Bentuk Pusat Komando Komunikasi untuk Respons Dampak Krisis Timur Tengah
Foto: (Sumber : Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil melakukan sesi tanya jawab dengan media asing di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (10/3/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga))

Pantau - Pemerintah Malaysia membentuk pusat komando komunikasi guna menyampaikan kebijakan ekonomi dalam merespons dampak krisis Timur Tengah.

Langkah ini diputuskan dalam sidang kabinet dan akan dijalankan melalui Majlis Tindakan Ekonomi Negara (MTEN) sebagai badan penasihat pemerintah terkait isu krisis ekonomi.

"Para menteri setuju dibentuk communications command center untuk MTEN," kata Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil.

Pusat komando tersebut akan secara rutin menggelar konferensi pers untuk menginformasikan kebijakan dan langkah pemerintah kepada publik.

Koordinasi Komunikasi dan Kebijakan Nasional

Pusat komando komunikasi ini akan dipimpin Wakil Perdana Menteri Malaysia Fadillah Yusof.

Lembaga tersebut bertugas menyelaraskan komunikasi pemerintah terkait respons terhadap krisis energi dan konflik di kawasan Asia Barat.

Melalui mekanisme ini, pemerintah berupaya memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tetap terkoordinasi dan transparan.

Antisipasi Dampak Ekonomi dan Energi

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan MTEN telah mengkaji secara mendalam dampak krisis energi global terhadap perekonomian nasional.

Pemerintah menilai krisis tersebut berpotensi memengaruhi kesejahteraan masyarakat jika tidak diantisipasi dengan langkah strategis.

Anwar juga mengajak masyarakat untuk mengutamakan produk lokal guna memperkuat ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti