
Pantau - Jakarta, 06-04-2026 – Dalam menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance, Bea Cukai melaksanakan asistensi bertajuk Customs Visit Customer (CVC). Kegiatan dilaksanakan kepada perusahaan penerima fasilitas kepabeanan di tiga wilayah berbeda, yaitu Balikpapan, Malang, dan Jakarta.
“Kunjungan ke perusahaan ini kami manfaatkan untuk meninjau proses produksi dan mendengar langsung masukan dari pengguna jasa demi pelayanan yang lebih baik ke depannya,” ujar Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo.
Sebagai bagian dari asistensi, Bea Cukai Balikpapan bersama Tim Validator Kantor Pusat Bea Cukai melaksanakan validasi lapangan kepada PT Bridgestone Tire Indonesia pada Kamis (05/03) dan PT Silkargo Indonesia pada Jumat (06/03). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka proses pengakuan kedua perusahaan sebagai Authorized Economic Operator (AEO).
AEO merupakan sertifikasi yang diberikan kepada tidak hanya importir, eksportir, tetapi juga operator terkait pergerakan barang dalam fungsi rantai pasokan global, seperti perusahaan pengurusan jasa kepabeanan (PPJK), pengangkut, pengusaha tempat penimbunan sementara (TPS), pengusaha tempat penimbunan berikat (TPB), konsolidator dan penyelenggara pos, yang telah memenuhi standar keamanan rantai pasok global. Perusahaan yang memperoleh status AEO akan mendapatkan pengakuan internasional dan berbagai kemudahan kepabeanan, seperti penyederhanaan prosedur dan minimnya pemeriksaan fisik barang.
Di Malang, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur II melaksanakan CVC dengan mengunjungi dua perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat, yaitu PT Genesis Technology Indonesia dan PT Smoore Technology Indonesia pada Rabu (01/04). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan perusahaan tetap mematuhi semua peraturan yang berlaku dan mendukung perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis.
Sementara itu, Bea Cukai Marunda melaksanakan CVC ke ACSL Group yang terdiri dari PT Aberu Cahaya Semesta dan PT Container Sukses Logistik pada Jumat (13/03). Dalam kunjungan kali ini, ACSL Group menunjukkan sistem IT Inventory yang inovatif, yaitu pengembangan fitur pengingat waktu ibadah. Sebuah langkah positif untuk menjaga keseimbangan kerja dan memperkuat disiplin religi sebagai fondasi integritas setiap pegawai.
CVC tidak hanya bentuk pengawasan dan asistensi terhadap pengguna jasa, tetapi juga langkah sinergis untuk mewujudkan tata kelola logistik yang efektif dan transparan. Melalui kegiatan ini, Bea Cukai berharap dukungan terhadap dunia industri dapat semakin nyata dirasakan. Pendampingan yang diberikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kepatuhan, tetapi juga mendorong kelancaran proses bisnis perusahaan, sehingga pada akhirnya turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








