HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah dan Swasta Bahas Formulasi Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemerintah dan Swasta Bahas Formulasi Harga BBM Nonsubsidi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
Foto: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin 6/4/2026 (sumber: ANTARA/Putu Indah Savitri)

Pantau - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menggelar rapat bersama badan usaha swasta pengelola SPBU untuk membahas formulasi harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di tengah lonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel.

Pembahasan Formulasi Harga Masih Berlangsung

Bahlil menyampaikan bahwa pembahasan terkait harga BBM nonsubsidi masih berlangsung dan melibatkan berbagai pihak dari sektor swasta.

"Menyangkut dengan harga BBM nonsubsidi, kami lagi melakukan pembahasan. Pembahasan ini sudah barang tentu melibatkan badan swasta lainnya," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tengah mencari formulasi harga yang dinilai tepat dan bijaksana dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat.

"Sampai dengan sekarang, kami lagi mengatur dan mencari formulasi yang baik dan bijaksana. Tunggu sampai selesai, saya akan kabari," ujarnya.

Harga minyak dunia jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) saat ini tercatat berada di atas 100 dolar AS per barel, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Januari 2026 yang berada di kisaran 64 dolar AS per barel untuk Brent.

Pemerintah Tahan Harga BBM di Tengah Tekanan Global

Pemerintah sebelumnya memutuskan menahan harga BBM nonsubsidi sejak awal April 2026 meski terjadi lonjakan harga minyak dunia.

Kebijakan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi setelah koordinasi antara Kementerian ESDM dan PT Pertamina sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tidak mengalami kenaikan serta menjamin pasokan nasional tetap aman.

Masyarakat juga diminta untuk tidak panik atau resah terhadap isu kenaikan harga BBM di tengah situasi global yang bergejolak.

Penahanan harga ini menyebabkan adanya selisih antara harga jual BBM dan harga pembelian minyak mentah yang meningkat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa PT Pertamina untuk sementara menanggung selisih harga BBM nonsubsidi tersebut.

Penulis :
Arian Mesa