
Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis offline untuk mengantisipasi keterbatasan teknologi informasi dan komunikasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kebijakan ini diambil untuk mengatasi kendala jaringan internet serta infrastruktur TIK yang belum merata di berbagai daerah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa seluruh skenario pelaksanaan telah dipersiapkan secara matang.
Ia mengungkapkan, "Ya, sudah kami antisipasi semuanya. Dan ini kan semua soal tidak harus berbasis online. Jadi ada soal-soal yang berbasis komputer, tapi tidak harus download. Karena memang di daerah yang belum ada jaringan internetnya, kami siapkan soal yang sudah di-install di masing-masing komputer."
Sistem Offline dan Upaya Cegah Kecurangan
Pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP tetap menggunakan sistem berbasis komputer seperti yang telah diterapkan pada tingkat SMA sebelumnya.
Sistem offline dilakukan dengan cara memasang soal langsung ke komputer yang digunakan oleh peserta tanpa memerlukan koneksi internet.
Penggunaan sistem komputer ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kecurangan dalam pelaksanaan ujian.
Abdul Mu'ti menegaskan, "Dan semuanya berbasis komputer ya, tidak ada yang berbasis kertas. Kalau berbasis kertas nanti ya potensi kecurangannya bisa terjadi dari situ. Inilah yang sudah kami antisipasi dari awal."
Skema Berbagi Fasilitas dan Teknis Pelaksanaan
Pemerintah juga mengantisipasi sekolah yang belum memiliki fasilitas laboratorium komputer melalui skema berbagi fasilitas.
Sekolah yang tidak memiliki laboratorium komputer diarahkan untuk menumpang di sekolah lain yang memiliki sarana memadai.
Sistem berbagi ini tidak harus dilakukan pada jenjang sekolah yang sama.
Sekolah SMP dapat menumpang di SD atau SMA terdekat selama fasilitas tersedia dan mencukupi.
Abdul Mu'ti menjelaskan, "Jadi tidak ada masalah. Yang tidak punya lab komputer itu bisa sharing di sekolah lain. Dan sharing itu tidak harus di jenjang yang sama karena ini tidak bersamaan. Jadi kan sekarang SMP mungkin bisa sharing juga di SD dan SMA, yang itu sudah kami siapkan jauh sebelum pelaksanaan."
Pada hari pertama pelaksanaan TKA jenjang SMP, peserta mengerjakan mata pelajaran matematika dan numerasi sebanyak 30 soal.
Waktu pengerjaan yang diberikan untuk mata pelajaran tersebut adalah 75 menit.
Setelah itu, peserta melanjutkan dengan survei karakter yang dikerjakan dalam waktu 20 menit.
- Penulis :
- Shila Glorya








