HOME  ⁄  Nasional

Menteri Desa Yandri Susanto Ajak Baznas Kolaborasi Wujudkan Program Desa Zakat untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Menteri Desa Yandri Susanto Ajak Baznas Kolaborasi Wujudkan Program Desa Zakat untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Foto: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bertemu Ketua Baznas Sodik Mudjahid beserta jajaran di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta, Senin 6/4/2026 (sumber: Humas Kemendes PDT)

Pantau - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk berkolaborasi mewujudkan program desa zakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Ajakan tersebut disampaikan Yandri saat bertemu dengan Ketua Baznas Sodik Mudjahid beserta jajaran di Kantor Kemendes PDT, Jakarta.

Sinergi Program Desa Zakat

Dalam pertemuan tersebut, Kemendes PDT dan Baznas sepakat melakukan sinergi melalui peningkatan literasi zakat di desa.

Kedua pihak juga mendorong pembentukan unit pengumpul zakat (UPZ) hingga ke tingkat desa serta pengembangan desa percontohan berbasis zakat.

Yandri menyatakan bahwa Kemendes PDT dan Baznas memiliki kesamaan tugas dalam mendorong kesadaran masyarakat desa untuk menunaikan zakat.

"Oleh karena itu, kampanye literasi zakat harus simpel, masuk akal, mudah dipahami dan mereka mau," ungkapnya.

Dorong Kesadaran dan Integrasi Program Ekonomi Desa

Yandri menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat mal dari penghasilan yang diperoleh.

"Nah, ini mau saya tumbuhkan kesadaran itu, kamu dapat duit dari Allah SWT ya kamu keluarkan dong zakat malnya. Jangan hanya kamu menikmati hasilnya saja. Nah itu bisa sebenarnya untuk juga membangun desa, meningkatkan SDM-nya, beasiswa untuk pendidikan dan lain-lain," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa berbagai program ekonomi desa seperti budidaya ayam petelur, ayam pedaging, serta budidaya ikan lele dan nila memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan program zakat.

Pelaku usaha desa baik individu maupun kelompok didorong untuk menunaikan zakat mal dari hasil usaha mereka.

Sementara itu, Ketua Baznas Sodik Mudjahid menegaskan komitmen pihaknya untuk memperkuat kolaborasi dengan Kemendes PDT dalam mengoptimalkan potensi zakat di desa.

"Ada empat hal yang akan kami lakukan, meningkatkan potensi pengumpulan zakat, kolaborasi, UPZ-UPZ harus sampai desa dan menjaga amanah zakat tersebut," kata Sodik.

Penulis :
Leon Weldrick