
Pantau - Provinsi Kepulauan Riau terpilih sebagai lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Pencarian Data Penelitian (KK PDP) Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-64 Tahun Pelajaran 2026 yang digelar di Tanjungpinang, Selasa, 14 April 2026.
Pemilihan Kepri Berdasarkan Potensi Ruang Udara
Komandan Seskoau Marsekal Muda TNI Jorry S Koloay menyampaikan bahwa penunjukan Kepulauan Riau didasarkan pada kualitas serta potensi besar ruang udara di wilayah tersebut.
Ia menyatakan, "Potensi ruang udara Kepri menjadi salah satu alasan kami mengadakan KK PDP Pasis Seskoau 2026."
Tema penelitian tahun ini adalah "Model Menejemen Pengelolaan Ruang Udara (PRU) Pada FIR Jakarta dalam Rangka Menjaga Kedaulatan Negara dan Keutuhan wilayah NKRI."
Kegiatan ini dinilai penting sebagai bahan evaluasi sekaligus solusi dalam pengelolaan ruang udara, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain.
Ruang udara Kepulauan Riau disebut memiliki posisi strategis baik secara nasional maupun internasional, sehingga berperan penting dalam aspek pertahanan, kedaulatan, keamanan, ekonomi, dan lingkungan hidup.
Marsekal Jorry mengatakan, "Kami harapkan para Pasis Seskoau tahun 2026 mampu mencari data yang valid dalam rangka penguatan pengelolaan ruang udara yang ada di Kepri."
Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Selain fokus pada penelitian, kunjungan perwira siswa juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Ia menegaskan, "Kami pastikan kedatangan anggota Pasis Seskoau ini bukan cuma belajar, mencari data dan penelitian, tapi juga menyempatkan waktu berwisata dan berbelanja di Kepri."
Pelaksana tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kepri Andi Agung mengapresiasi penunjukan wilayahnya sebagai lokasi kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa Kepulauan Riau merupakan wilayah kepulauan berbasis maritim yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Kamboja.
Menurutnya, Kepri memiliki potensi besar di sektor investasi ekonomi, maritim, kelautan, pariwisata, serta ruang laut dan ruang udara yang strategis sebagai titik perdagangan dunia.
Andi Agung menyatakan, “Dengan potensi tersebut, Kepri terus berupaya bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan pembangunan daerah maupun nasional.”
- Penulis :
- Shila Glorya








