
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 800 porsi makanan bagi penyintas gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, guna memenuhi kebutuhan dasar pada masa tanggap darurat.
Bantuan tersebut diberikan kepada warga terdampak di wilayah Adonara Timur yang mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada 9 April 2026.
Sekretaris Utama Baznas RI Subhan Cholid mengatakan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) langsung turun ke lokasi untuk membantu para korban.
"Pada masa tanggap darurat ini, fokus utama kami adalah memastikan mereka aman dan mendapatkan makanan yang layak," ujarnya.
Dirikan Dapur Umum dan Lakukan Evakuasi
Baznas melalui tim BTB juga mendirikan dapur umum di lokasi pengungsian di Desa Terong dan Desa Hamahala.
Selain menyalurkan makanan, tim turut membantu evakuasi korban serta membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa.
Baznas juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Flores Timur dan relawan setempat untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
"Selain mendistribusikan makanan, Baznas juga memonitor kebutuhan mendesak lainnya melalui asesmen lapangan yang dilakukan tim BTB guna memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan para penyintas," kata Subhan.
Ribuan Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak
Berdasarkan data Baznas, gempa tersebut menyebabkan kerusakan pada tiga fasilitas umum dan 224 rumah warga dengan tingkat kerusakan beragam.
Sejumlah desa terdampak antara lain Desa Terong, Lamahala Jaya, Motonwutun, Dawataah, dan Karing Lamalouk.
Sekitar 1.100 warga dilaporkan mengungsi, baik ke rumah keluarga maupun ke titik pengungsian yang telah disiapkan.
"Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penyintas dan membantu proses pemulihan pascabencana," ujar Subhan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








