
Pantau - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, berlangsung hangat dan menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara.
Pertemuan tersebut digelar pada Selasa, 14 April 2026, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis.
"Pertemuan empat mata antara Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron berlangsung selama lebih dari dua jam di Istana Élysée, Paris," ungkap Teddy Indra Wijaya.
Fokus Kerja Sama Strategis
Kedua negara yang merupakan kekuatan besar di bidang ekonomi dan sumber daya energi ini membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor prioritas.
"Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama di berbagai sektor, antara lain energi, pendidikan, komunikasi digital serta investasi ekonomi jangka panjang," jelasnya.
Pembahasan tersebut menitikberatkan pada upaya menciptakan kerja sama yang saling menguntungkan dalam jangka panjang di tengah dinamika geopolitik global.
Hubungan Personal Perkuat Diplomasi
Hubungan personal antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron disebut menjadi fondasi penting dalam mempererat kemitraan bilateral.
"Hubungan kedua pemimpin telah terjalin erat sejak Presiden Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan hingga saat ini," ujarnya.
Pertemuan ini dinilai sebagai tonggak penting dalam membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Prancis.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan kunjungan kerja tersebut dengan pesawat kepresidenan yang mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 14.00 WIB pada Rabu siang.
- Penulis :
- Shila Glorya








