
Pantau - Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mendorong optimalisasi promosi pariwisata melalui media sosial guna meningkatkan daya tarik destinasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Media Sosial Jadi Kunci Promosi Pariwisata
Siti Mukaromah menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Bimbingan Teknis “Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Media Sosial” di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (17/4).
“Pariwisata akan dikenal luas, tidak hanya di Banyumas, juga nasional bahkan internasional, jika ada promosi yang sampai kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menilai media sosial menjadi sarana strategis dalam era digital untuk mempromosikan potensi daerah, terutama dengan melibatkan generasi muda yang kreatif dalam membuat konten.
Menurutnya, potensi wisata Banyumas perlu dikemas secara menarik agar mampu memikat wisatawan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Libatkan Generasi Muda dan Ekosistem Pariwisata
Siti yang akrab disapa Erma menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Kepariwisataan menekankan pendekatan berbasis ekosistem.
“Pariwisata berbasis ekosistem ini melibatkan banyak pihak, seperti budaya, UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor lainnya yang saling terhubung,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, khususnya media sosial, menjadi peluang besar dalam menjawab tantangan pemasaran pariwisata.
“Kreator konten bisa menjadi jembatan untuk mempublikasikan dan mempromosikan wisata dengan seluruh ekosistemnya,” kata Erma.
Selain itu, ia menyebut aktivitas sebagai kreator konten juga memiliki nilai ekonomi sekaligus memperluas promosi destinasi wisata Indonesia ke tingkat global.
“Indonesia memiliki banyak destinasi dengan seluruh ekosistemnya, termasuk di Banyumas, yang perlu terus dipromosikan agar dikenal dunia,” ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan








