HOME  ⁄  Nasional

Kemdiktisaintek Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan di Kampus Lewat Audiensi Lintas Institusi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemdiktisaintek Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan di Kampus Lewat Audiensi Lintas Institusi
Foto: (Sumber : Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (kanan) dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi (kiri) dalam audiensi lintas institusi di Jakarta, Kamis (16/4/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek.)

Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menggelar audiensi lintas institusi untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Komitmen Penanganan Kekerasan di Kampus

Audiensi yang berlangsung di Jakarta pada Kamis (16/4) tersebut dihadiri Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Rektor Universitas Indonesia, serta perwakilan mahasiswa.

Brian menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kasus kekerasan seksual di kampus, termasuk kasus yang mencuat di Fakultas Hukum UI.

"Kami sangat menaruh perhatian besar pada isu tersebut, kami mendengar kegelisahan publik, dan kami menyikapi ini dengan sangat serius," ungkapnya.

Ia memastikan proses penanganan kasus tidak akan berhenti di tengah jalan dan akan terus dikawal hingga tuntas.

"Kami ingin memastikan bahwa langkah yang diambil pihak kampus benar-benar tepat, dan kami pastikan penyelesaian kasus ini tidak akan berhenti di tengah jalan," ujarnya.

Brian juga menegaskan kampus harus menjadi ruang aman tanpa toleransi terhadap segala bentuk kekerasan.

"Kampus harus menjadi ruang aman. Kami menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan di kampus," tegasnya.

Penguatan Satgas dan Edukasi Publik

Kemdiktisaintek menilai peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi semakin strategis dalam menangani kasus.

Penguatan kapasitas, pemahaman regulasi, dan dukungan sumber daya menjadi fokus agar Satgas dapat bekerja optimal.

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menekankan pentingnya edukasi terkait berbagai bentuk kekerasan, termasuk yang bersifat nonfisik.

Ia menilai masih ada persepsi keliru di masyarakat yang menganggap kekerasan sebagai hal wajar sehingga perlu diluruskan.

Sementara itu, Rektor UI Heri Hermansyah menyatakan penanganan kasus di kampusnya dilakukan secara objektif dengan melibatkan tim lintas disiplin.

"Proses investigasi sedang berlangsung dan berjalan secara objektif dengan melibatkan tim ahli lintas disiplin," ungkapnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf