
Pantau - Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) resmi melantik Badan Pengurus Cabang (BPC) Banjarmasin sebagai langkah memperkuat kompetensi profesi humas sekaligus memperluas organisasi di Pulau Kalimantan.
Pelantikan yang berlangsung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu, menandai terbentuknya cabang pertama Perhumas di wilayah tersebut.
“Pembentukan BPC tersebut menjadi momen bersejarah karena merupakan cabang pertama Perhumas di Pulau Kalimantan, setelah sebelumnya belum ada kepengurusan di wilayah tersebut,” ungkap Ketua Umum Perhumas Boy Kelana Soebroto.
Peran Strategis Banjarmasin dalam Pengembangan Humas
Boy menilai kehadiran BPC Banjarmasin menjadi penegasan potensi Kalimantan Selatan dalam membangun ekosistem komunikasi publik yang profesional dan terstruktur.
Ia menyebut posisi strategis Banjarmasin didukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan yang dapat menjadi pusat pengembangan profesi humas di kawasan Kalimantan.
“Banjarmasin memiliki posisi strategis yang didukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan sehingga mampu menjadi simpul pengembangan profesi humas di kawasan Kalimantan,” ujarnya.
Penguatan Kompetensi dan Program Kerja
Perhumas juga mendorong peningkatan kapasitas melalui sistem sertifikasi profesi yang terbagi dalam jenjang muda, madya, dan utama dengan evaluasi berkala setiap tiga tahun.
Organisasi ini turut menjalin kerja sama dengan Global Alliance for Public Relations and Communication Management untuk memastikan standar kehumasan nasional selaras dengan praktik internasional.
Ketua BPC Perhumas Banjarmasin Bangkit Pratama menyatakan pihaknya akan menjalankan program kerja secara bertahap serta memperluas pembinaan ke seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
“BPC Perhumas Banjarmasin akan mulai menjalankan program kerja secara bertahap guna mendorong peningkatan kualitas profesi humas di daerah,” ujarnya.
Kegiatan pelantikan dirangkaikan dengan seminar komunikasi dan kehumasan yang melibatkan akademisi, praktisi, pemerintah, media, dan industri guna memperkuat jejaring komunikasi publik.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








