HOME  ⁄  Nasional

Kloter Pertama Haji Embarkasi Palembang Terlambat Berangkat Akibat Kabut dan Kendala Katering

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kloter Pertama Haji Embarkasi Palembang Terlambat Berangkat Akibat Kabut dan Kendala Katering
Foto: (Sumber : 443 Jemaah Calon Haji Embarkasi Palembang kloter pertama yang akan bertolak ke Madinah melalui Bandara Internasional SMB II, Rabu (22/4/2026). ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri.)

Pantau - Keberangkatan kloter pertama jamaah calon haji Embarkasi Palembang menuju Madinah melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II mengalami keterlambatan pada Rabu pagi akibat cuaca berkabut dan kendala teknis katering.

Cuaca Berkabut Hambat Jadwal

Pesawat yang semula dijadwalkan berangkat pukul 07.10 WIB baru lepas landas pada pukul 08.15 WIB.

Executive General Manager Bandara SMB II Palembang Ahmad Syaugi menjelaskan bahwa kondisi cuaca berkabut menjadi faktor utama keterlambatan.

Ia mengatakan, "Kondisi cuaca pagi ini berkabut dengan jarak pandang sekitar 500 meter. Namun biasanya tidak berlangsung lama karena hal itu lumrah terjadi setelah hujan malam hari."

Selain itu, proses boarding juga tertunda karena kelengkapan katering belum sepenuhnya tiba di pesawat.

"Saat ini masih menunggu catering yang ketiga belum sampai, sehingga penumpang belum bisa boarding dan menyebabkan keterlambatan dari jadwal semula," ujarnya.

443 Jamaah Tetap Diberangkatkan

Meski terjadi keterlambatan, pihak bandara memastikan seluruh prosedur keselamatan tetap dijalankan dan penerbangan berlangsung sesuai ketentuan.

Kloter pertama menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan pesawat Boeing 777.

Rute penerbangan dilakukan dari Palembang menuju Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, untuk pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.

Ahmad Syaugi menjelaskan, "Pesawat Boeing 777 memiliki keterbatasan tertentu sehingga perlu melakukan pengisian bahan bakar kembali di Kualanamu."

Sementara itu, Kabid Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Agama Sumatera Selatan Muhibullah menyebut total jamaah yang diberangkatkan sebanyak 443 orang.

Ia mengatakan, "Seluruh jamaah pada kloter pertama tetap diberangkatkan sesuai manifest."

Penulis :
Ahmad Yusuf