HOME  ⁄  Nasional

BPJPH Siapkan Panduan Khusus Percepat Sertifikasi Halal Dapur MBG di Seluruh Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BPJPH Siapkan Panduan Khusus Percepat Sertifikasi Halal Dapur MBG di Seluruh Indonesia
Foto: (Sumber : Peserta mengikuti pelatihan dan sertifikasi halal tim dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (9/10/2025).ANTARA FOTO/Makna Zaezar/foc..)

Pantau - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyiapkan instrumen kebijakan berupa panduan khusus untuk mempercepat sertifikasi halal dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Langkah ini diambil karena jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah bersertifikat halal masih rendah dibandingkan total yang ada.

“Kami akan menyusun panduan khusus sertifikasi halal SPPG guna memudahkan proses pengajuan sertifikasi halal, sehingga percepatan ini dapat berjalan lebih terarah dan terukur,” kata Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Mamat Salamet Burhanudin di Jakarta, Rabu.

Ribuan Dapur Belum Bersertifikat Halal

Mamat mengungkapkan saat ini baru sekitar 4.000 dapur SPPG yang telah mengantongi sertifikat halal dari total sekitar 26.000 dapur yang tersebar di berbagai daerah.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi pekerjaan bersama yang harus segera dituntaskan untuk menjamin keamanan dan mutu pangan program MBG.

“BPJPH mendukung program Makan Bergizi Gratis, salah satunya melalui sertifikasi halal Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Saat ini baru sekitar 4.000 SPPG yang telah bersertifikat halal dari total sekitar 26.000. Ini menjadi ruang kerja bersama yang harus kita percepat,” ujarnya.

Percepat Pelatihan Penyelia Halal

Selain menyusun panduan, BPJPH juga mempercepat pelatihan penyelia halal dengan melibatkan 40 lembaga pelatihan Jaminan Produk Halal (JPH).

Langkah ini dinilai penting karena penyelia halal menjadi syarat utama dalam pengajuan sertifikasi.

“Kami berharap peran Lembaga Pelaksana Pelatihan JPH dapat mengakselerasi sertifikasi halal SPPG melalui pelatihan penyelia halal. Tanpa ketersediaan penyelia halal, proses sertifikasi tidak dapat berjalan optimal,” kata Mamat.

Direktur Bina Jaminan Produk Halal BPJPH Mohammad Farid Wadjdi menegaskan percepatan pelatihan menjadi kunci keberhasilan program nasional.

“Pertemuan ini sangat penting, karena kita tidak hanya bicara pelatihan, tetapi bagaimana bersama-sama mempercepat ketersediaan penyelia halal, khususnya untuk mendukung program nasional,” ungkapnya.

BPJPH juga mendorong peningkatan jumlah pelatihan secara masif dan penguatan koordinasi agar proses sertifikasi berjalan cepat tanpa mengurangi kualitas.

Penulis :
Aditya Yohan