
Pantau - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengusulkan penambahan jumlah personel, khususnya usia muda, untuk mengurangi beban kerja anggota di lapangan yang dinilai semakin berat.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyatakan kebutuhan ideal personel di setiap kelurahan berkisar antara 18 hingga 20 orang.
“Namun, kondisi saat ini masih jauh dari standar ideal tersebut,” ujarnya.
Beban Kerja Tinggi dan Personel Terbatas
Ia menjelaskan saat ini setiap kelurahan hanya memiliki sekitar tujuh hingga 10 personel, padahal pengamanan dan penegakan ketertiban dilakukan selama 24 jam.
“Dengan sistem pembagian tiga sif, jumlah personel di tiap sif menjadi sangat terbatas sehingga berdampak pada tingginya beban kerja yang harus ditanggung masing-masing anggota,” jelasnya.
Secara total, jumlah anggota Satpol PP DKI saat ini sekitar 5.000 orang, sementara kebutuhan ideal mencapai 10.000 personel.
Dampak pada Kesehatan dan Fasilitas Minim
Satriadi juga mengungkapkan tingginya beban kerja berdampak pada kondisi kesehatan anggota, bahkan dalam satu tahun terdapat 35 personel yang meninggal dunia.
“Saya menjadi Kasat Pol PP hampir setahun. Jadi, sudah hampir anggota saya 35 orang meninggal. Bukan karena kasatnya, tapi karena memang kondisionalnya, yang beban kerja dan sarana prasarananya yang luar biasa,” ucapnya.
Selain itu, fasilitas pendukung seperti ruang istirahat masih minim sehingga banyak anggota terpaksa beristirahat di mushala atau lorong kantor.
Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi stamina dan kesehatan petugas yang harus berjaga sepanjang waktu.
- Penulis :
- Aditya Yohan







