HOME  ⁄  Nasional

Remaja 15 Tahun Asal Padang Jadi Jamaah Haji Termuda 2026, Kisah Haru Perjuangan dan Keyakinan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Remaja 15 Tahun Asal Padang Jadi Jamaah Haji Termuda 2026, Kisah Haru Perjuangan dan Keyakinan
Foto: (Sumber: Latifa Syafvina Putri Zuhrizal calon jamaah haji termuda asal Kota Padang Sumatera Barat berusia 15 tahun sebelum bertolak ke tanah suci. ANTARA/Muhammad Zulfikar.)

Pantau - Seorang remaja bernama Latifa Syafvina Putri Zuhrizal asal Kota Padang menjadi calon jamaah haji termuda tahun 2026 dengan usia 15 tahun.

Perjalanan Panjang Menuju Tanah Suci

Latifa berasal dari keluarga sederhana, di mana ibunya berjualan kerupuk cabai dan ayahnya telah meninggal dunia pada 2021.

Ayahnya sebelumnya terdaftar sebagai calon jamaah haji yang dijadwalkan berangkat pada 2023.

Setelah ayahnya meninggal, keluarga sempat berencana mengalihkan kuota haji kepada Latifa, namun rencana tersebut terkendala aturan usia minimum.

Ia mengungkapkan, "Dulu, pada 2023 memang sempat ingin naik haji, tapi waktu itu umur saya belum cukup."

Kesempatan berhaji akhirnya datang pada musim haji 2026 setelah adanya perubahan aturan usia minimum oleh Kementerian Haji dan Umrah.

Latifa tergabung dalam kloter pertama dan menjadi jamaah termuda dari Sumatera Barat.

Ia menyampaikan rasa syukurnya, "Aku bersyukur diberikan kesempatan sebesar ini sama Allah."

Persiapan dan Keyakinan Berangkat Haji

Sebelum berangkat, Latifa melakukan berbagai persiapan seperti berolahraga serta mempelajari manasik haji melalui media digital.

Ia juga mendapatkan bekal pengetahuan dari ibunya yang pernah menjalankan ibadah umrah.

Ia mengungkapkan, "Aku juga banyak mencari informasi tentang ibadah haji melalui sosial media. Jadi, lumayan mendapatkan pemahaman sebelum berangkat."

Meski sempat merasa khawatir terkait kondisi konflik di Timur Tengah, ia tetap mantap untuk berangkat.

Ia menyampaikan, "Ya, aku sempat khawatir. Tapi menurut aku haji ini kan panggilan dari Allah, jadi aku yakin Allah sudah mengatur semuanya."

Ia juga menambahkan, "Terus terang aku takut, tapi aku serahkan ke Allah karena itu sesuatu yang tidak bisa aku kontrol."

Kisah ini menunjukkan keteguhan iman dan keyakinan seorang remaja dalam menjalani ibadah haji di usia muda.

Penulis :
Gerry Eka