
Pantau - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyiapkan sekitar 6.000 armada bus untuk melayani jamaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci.
Armada tersebut dirancang aman, nyaman, dan modern sebagai bagian dari peningkatan layanan transportasi bagi jamaah.
Kepala Seksi Transportasi Daker Madinah Achmad Muslichuddin Tamdjiz menyebut seluruh layanan telah dipersiapkan secara matang.
"Ini kami siapkan matang. Kami juga menyediakan air minum selama perjalanan serta pelayanan penjemputan dan ziarah," ungkapnya.
Setiap bus dilengkapi fasilitas seperti toilet, colokan USB, dan tipe C di setiap kursi untuk menunjang kenyamanan jamaah.
Seluruh armada memiliki standar usia di bawah lima tahun, bahkan sebagian merupakan unit baru.
Kapasitas penumpang dibatasi maksimal 42 orang meski bus mampu menampung hingga 50 orang.
Kebijakan ini diterapkan untuk memberikan ruang gerak lebih luas dan kenyamanan selama perjalanan.
Bus akan melayani enam rute utama, mulai dari kedatangan jamaah, perjalanan Madinah–Makkah, hingga kepulangan ke Tanah Air.
PPIH bekerja sama dengan 15 perusahaan transportasi untuk memastikan ketersediaan armada.
Salah satu penyedia, Rawahel Al Mashaer Co, menyiapkan ratusan unit bus untuk mendukung operasional.
Sekitar 40 persen pengemudi bus merupakan warga negara Indonesia.
Proses penjemputan jamaah didukung koordinasi intensif dengan pihak bandara.
Jika terdapat jamaah yang tertinggal, disiapkan kendaraan tambahan seperti minibus untuk mengejar rombongan.
Layanan transportasi ini diharapkan membuat jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan tenang.
- Penulis :
- Gerry Eka







