HOME  ⁄  Pantau Haji

Jamaah Haji Lombok Padati Penukaran Uang di Asrama Haji Mataram Jelang Keberangkatan ke Arab Saudi

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Jamaah Haji Lombok Padati Penukaran Uang di Asrama Haji Mataram Jelang Keberangkatan ke Arab Saudi
Foto: (Sumber: Aktivitas penukaran uang rupiah ke riyal Arab Saudi oleh para jamaah haji Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di stan penukaran uang yang diberlokasi di dalam areal Asrama Haji NTB di Mataram, Sabtu (25/4/2026). ANTARA/Nur Imansyah.)

Pantau - Ratusan jamaah haji Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat, memadati layanan penukaran uang di Asrama Haji Kota Mataram sebelum berangkat ke Arab Saudi.

Para jamaah menukarkan rupiah ke riyal untuk mempermudah kebutuhan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Aktivitas penukaran uang sudah ramai sejak pagi hari dan dilakukan sebelum jamaah memasuki asrama maupun setelah menjalankan aktivitas seperti shalat dan makan.

Petugas penukaran uang, Rohani, menyatakan layanan menyediakan berbagai pecahan sesuai kebutuhan jamaah.

Ia mengatakan, "Semua pecahan ada, mulai dari 5 riyal sampai 500 riyal. Kebanyakan jamaah memang memilih pecahan kecil karena lebih mudah digunakan".

Layanan dan Perputaran Dana

Layanan penukaran uang ini rutin tersedia setiap musim haji di Asrama Haji NTB.

Rohani menyebut, "Biasanya jamaah menukar uang sebelum masuk kamar, atau setelah shalat dan makan siang. Kami sudah siap dari pagi".

Perputaran uang dalam layanan ini cukup besar dan bisa mencapai sekitar Rp1 miliar tergantung kebutuhan jamaah.

Ia menjelaskan, "Kalau rupiah-nya bisa sampai Rp1 miliar, tergantung kebutuhan jamaah. Kalau stok habis, nanti ditambah lagi dari kantor".

Kebutuhan Jamaah dan Dukungan Layanan

Salah satu jamaah asal Bima, Hariyono, menukarkan uang sekitar Rp6 juta dalam pecahan kecil untuk kebutuhan selama di Arab Saudi.

Ia mengatakan, "Saya tukar pecahan 5 riyal sampai 10 riyal untuk kebutuhan selama Arab Saudi. Kita pilih tukar di sini lebih mudah aja, pas di sama sudah nggak repot lagi".

Ketua Kloter 4 Bima Abdul Haris menyampaikan bahwa setiap jamaah telah mendapatkan uang living cost sebesar 750 riyal.

Ia mengatakan, "Sudah ada diberikan living cost 750 riyal per jamaah. Tapi ada juga yang menukar sendiri di sini sesuai kebutuhan".

Selain penukaran uang, tersedia pula layanan pengisian pulsa dan paket komunikasi untuk memudahkan jamaah tetap terhubung dengan keluarga.

Secara keseluruhan, ramainya aktivitas penukaran uang ini mencerminkan kesiapan jamaah haji dalam aspek finansial sebelum menjalankan ibadah di Arab Saudi.

Penulis :
Gerry Eka