HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Tegaskan Tak Ada Pertemuan dengan AS di Islamabad di Tengah Upaya Mediasi Pakistan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Tegaskan Tak Ada Pertemuan dengan AS di Islamabad di Tengah Upaya Mediasi Pakistan
Foto: (Sumber : Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei. (ANTARA/Anadolu/py).)

Pantau - Kementerian Luar Negeri Iran memastikan tidak ada rencana pertemuan langsung dengan Amerika Serikat di Islamabad meski upaya mediasi Pakistan untuk meredakan konflik terus berlangsung.

Juru Bicara Kemlu Iran Esmaeil Baqaei menyatakan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah tiba di Pakistan untuk bertemu pejabat setempat.

Ia menegaskan, "Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan AS. Pandangan Iran akan disampaikan kepada Pakistan."

Mediasi Pakistan Terus Berjalan

Pertemuan tersebut berlangsung di tengah peran aktif Pakistan sebagai mediator dalam konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Baqaei menjelaskan bahwa dialog dengan Pakistan dilakukan sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik dan memulihkan stabilitas kawasan.

Sementara itu, pihak Gedung Putih sebelumnya menyatakan utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner akan kembali ke Pakistan untuk pembicaraan yang dimediasi.

Upaya Lanjutan Negosiasi

Pakistan disebut tengah mendorong pembukaan kembali perundingan lanjutan antara Iran dan AS setelah putaran pertama dialog pada 11–12 April di Islamabad.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, "Saya dapat memastikan bahwa utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner akan ke Pakistan lagi besok pagi untuk terlibat dalam pembicaraan langsung, dimediasi oleh pihak Pakistan yang telah menjadi mediator luar biasa sepanjang proses ini, dengan perwakilan dari delegasi Iran."

Perkembangan ini terjadi di tengah konflik yang pecah sejak 28 Februari antara Iran dengan AS dan Israel yang berdampak pada stabilitas kawasan dan ekonomi global.

Sebagai informasi tambahan, gencatan senjata yang dimediasi Pakistan sejak 8 April telah diperpanjang tanpa batas waktu sambil menunggu kesepakatan lebih luas.

Penulis :
Aditya Yohan