
Pantau - TNI tengah mengurus proses pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia dari Beirut, Lebanon, setelah gugur dalam misi perdamaian UNIFIL.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan proses administrasi pemulangan sedang berlangsung dan kabar duka telah disampaikan kepada keluarga.
Ia menyatakan, "Proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan dan TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga."
Kronologi Gugurnya Praka Rico
Praka Rico merupakan salah satu prajurit TNI yang terluka akibat serangan artileri di Lebanon Selatan pada 29 Maret 2026.
Saat itu, pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar diserang hingga menyebabkan korban jiwa dan luka.
Ia mengungkapkan, "Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis."
Rico kemudian dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George di Beirut untuk menjalani perawatan intensif.
Penghormatan dan Data Korban
Setelah beberapa pekan dirawat, Praka Rico dinyatakan gugur sehingga menambah jumlah prajurit TNI yang meninggal dalam dua insiden di Lebanon Selatan menjadi empat orang.
Donny menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum yang gugur dalam menjaga perdamaian dunia.
Ia mengatakan, "Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga."
Hingga kini, TNI belum memastikan jadwal pemulangan jenazah ke Indonesia karena proses administrasi masih berjalan.
- Penulis :
- Aditya Yohan






