HOME  ⁄  Nasional

Seluruh Jamaah Haji Indonesia 2026 Ditempatkan di Kawasan Strategis Markaziyah Madinah Dekat Masjid Nabawi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Seluruh Jamaah Haji Indonesia 2026 Ditempatkan di Kawasan Strategis Markaziyah Madinah Dekat Masjid Nabawi
Foto: (Sumber : Ilustrasi. Jamaah calon haji melakukan tawaf saat manasik haji di Firdaus Fatimah Zahra, Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/4/2026). Sebanyak 337 calon haji mengikuti kegiatan manasik haji sebagai penerapan ilmu dan meningkatkan pemahaman serta kesiapan fisik dalam melaksanakan ibadah haji 2026 di tanah suci. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU)

Pantau - Seluruh jamaah haji reguler Indonesia tahun 2026 sebanyak sekitar 203 ribu orang ditempatkan di kawasan markaziyah atau ring utama di sekitar Masjid Nabawi, Madinah, guna memudahkan akses ibadah.

Kepala Seksi Akomodasi PPIH Arab Saudi Zaenal Muttaqin mengatakan, “Seluruh jamaah haji reguler Indonesia, sekitar 203 ribu orang, seluruhnya bisa ditempatkan di daerah markaziyah,” dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Akses Ibadah Jadi Prioritas Utama

Ia menjelaskan kawasan markaziyah merupakan lokasi favorit jamaah dari berbagai negara karena letaknya strategis dan dekat dengan Masjid Nabawi.

Zaenal menambahkan, “Yang paling utama adalah jamaah bisa setiap waktu salat di Masjid Nabawi tanpa harus bersusah payah, cukup berjalan kaki.”

Ia menyebut karakter hotel di kawasan tersebut bervariasi dengan kapasitas kamar mulai dari dua hingga lebih dari empat orang, namun tetap mengutamakan kenyamanan jamaah.

Layanan Pengaduan dan Pemantauan Disiapkan

PPIH juga menyiapkan berbagai kanal pengaduan bagi jamaah, mulai dari tim krisis, tim sigap, hingga layanan digital seperti WA Center dan aplikasi Kawal Haji.

Zaenal mengungkapkan, “Kalau semua berjalan lancar, proses penempatan jamaah dari menerima kunci hingga masuk kamar bisa selesai dalam 15 menit.”

Ia menegaskan petugas akan menindaklanjuti setiap laporan dengan berkoordinasi bersama penyedia layanan di Arab Saudi jika terjadi kendala.

Informasi tambahan menyebutkan petugas secara rutin melakukan pemantauan ke hotel untuk memastikan layanan akomodasi, konsumsi, dan kesehatan jamaah berjalan optimal selama di Madinah.

Penulis :
Ahmad Yusuf