HOME  ⁄  Nasional

Sebanyak 335 Calon Haji Asal Kabupaten Agam Siap Berangkat pada Musim Haji 2026 dalam Dua Kloter

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Sebanyak 335 Calon Haji Asal Kabupaten Agam Siap Berangkat pada Musim Haji 2026 dalam Dua Kloter
Foto: Bupati Agam Benni Warlis sedang melepas keberangkatan jamaah calon haji asal daerah itu, Kamis 23/4/2026 (sumber: Humas Pemkab Agam)

Pantau - Sebanyak 335 calon haji asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dijadwalkan berangkat pada musim haji 2026 setelah melalui masa tunggu panjang.

Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Agam, Zulkarnain Batubara, menyampaikan, "Tahun ini Kabupaten Agam memberangkatkan 335 calon haji,".

Para calon haji tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang atau kloter yang telah ditetapkan jadwal keberangkatannya.

Kloter 6 terdiri dari 308 calon haji dan dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026.

Sementara itu, Kloter 14 terdiri dari 27 calon haji yang dijadwalkan berangkat pada 8 Mei 2026.

Seluruh calon haji saat ini telah melakukan berbagai persiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Calon haji yang berangkat tahun ini merupakan pendaftar sejak sekitar 12 hingga 13 tahun lalu.

Masa tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Agam kini tercatat mencapai sekitar 26 tahun.

Zulkarnain juga mengungkapkan, "Ini juga menjadi tahun pertama penyelenggaraan haji dan umrah dilakukan oleh kementerian khusus, bukan lagi di bawah Kementerian Agama,".

Persiapan dan Imbauan Kesehatan Jamaah

Bupati Agam, Benni Warlis, mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji.

Ia menegaskan, "Kesehatan menjadi faktor penting agar seluruh prosesi ibadah dapat diikuti dengan baik,".

Benni juga berharap para jamaah turut mendoakan daerahnya selama berada di Tanah Suci.

Ia mengatakan, "Doakan kami agar juga diberi kesempatan menunaikan ibadah haji, serta doakan Kabupaten Agam terhindar dari segala bencana,".

Apresiasi terhadap Kebijakan Pemerintah Pusat

Pemerintah daerah Kabupaten Agam mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas layanan haji.

Salah satu upaya tersebut adalah pembentukan kementerian khusus yang menangani penyelenggaraan haji dan umrah.

Benni menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.

Ia menegaskan, "Ini langkah strategis agar pelayanan haji ke depan semakin optimal,".

Penulis :
Arian Mesa