
Pantau - Kepolisian Daerah Polda Jambi membantu evakuasi korban banjir yang melanda Kabupaten Merangin dan Sarolangun akibat meluapnya Sungai Batang Tembesi pada Minggu dini hari.
Personel kepolisian bersama pihak terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, evakuasi, dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Kabid Humas Polda Jambi Elran Munaji menyatakan, “Saat ini sejumlah personel kepolisian bersama stakeholder terkait langsung bergerak melakukan penanganan, evakuasi terbatas, hingga pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak,” ungkapnya.
Evakuasi difokuskan di Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin, khususnya di Desa Pulau Bayur dan Desa Selango.
Tercatat sekitar 60 rumah terdampak banjir dan 15 rumah mengalami kerusakan.
Fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan jembatan gantung juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Polda Jambi melalui Polsek Pamenang menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak.
Penanganan dilakukan bersama BPBD dan instansi terkait lainnya.
Di Kabupaten Sarolangun, banjir juga melanda beberapa kecamatan seperti Batang Asai, Bathin VIII, dan Limun.
Ratusan rumah sempat terendam dan sejumlah jembatan dilaporkan putus.
Petugas melakukan patroli, mendirikan tenda darurat, serta menyalurkan bantuan kepada warga.
Warga mulai membersihkan rumah setelah air berangsur surut di sejumlah wilayah.
Personel kepolisian terus memantau debit air untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar aliran sungai.
Elran Munaji menyatakan, “Polri hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam penanganan bencana. Seluruh jajaran telah bergerak cepat membantu evakuasi, pengamanan, serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam penanganan bencana.
Elran menyatakan, “Pentingnya kolaborasi dan Polri terus memperkuat sinergi dengan TNI, BPBD, Dinas Sosial, dan stakeholder lainnya agar penanganan bencana dapat berjalan optimal dan cepat,” ungkapnya.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan akibat curah hujan yang masih tinggi.
Elran menyatakan, “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi banjir susulan, tidak beraktivitas di daerah rawan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila membutuhkan bantuan,” ungkapnya.
- Penulis :
- Gerry Eka







