
Pantau - Basarnas mengerahkan 14 personel tambahan untuk mempercepat evakuasi lima korban yang masih terhimpit dalam gerbong KRL Commuter Line akibat tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa (28/4) dini hari.
Penambahan Personel Percepat Evakuasi
Humas Kantor SAR Jakarta Ramili Prasetio menyatakan tambahan personel dari Basarnas Special Group diterjunkan guna mempercepat proses penyelamatan korban.
"Empat belas personil saat ini kembali diberangkatkan dari Basarnas Special Group. Korban terhimpit lima orang, hingga saat ini masih dilakukan upaya penyelamatan," ujarnya.
Ia berharap kehadiran tim tambahan dapat mempercepat proses evakuasi yang telah berlangsung sekitar lima jam sejak insiden terjadi.
Sebelumnya, dua korban yang terhimpit berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Kronologi Insiden Tabrakan
Berdasarkan informasi di lokasi, KRL Commuter Line saat itu sedang berhenti di jalur 1 menuju arah Cikarang.
Pada saat bersamaan, kereta api jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama hingga terjadi tabrakan.
KAI menyatakan fokus utama penanganan adalah evakuasi penumpang dan awak kereta serta keselamatan seluruh korban di lokasi kejadian.
Proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan tim SAR gabungan dan peralatan khusus untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







