
Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Tenggara untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang yang diperkirakan terjadi pada Selasa di sejumlah wilayah.
Sebaran Wilayah dan Waktu Hujan
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Faizal Habibie mengatakan potensi cuaca ekstrem terjadi secara bergantian sejak pagi hingga sore hari.
"Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada pagi hari di wilayah Kabupaten Buton dan Buton Utara. Sementara pada siang hingga sore hari, potensi serupa diperkirakan terjadi di wilayah Kolaka, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Utara, Muna, dan Muna Barat," ungkapnya.
Pada pagi hari, hujan sedang diprediksi terjadi di Buton dan Buton Utara, sementara hujan ringan melanda sejumlah wilayah seperti Konawe, Kendari, Kolaka, Bombana, Baubau, hingga Wakatobi.
Memasuki siang hingga sore, hujan sedang bergeser ke Kolaka, Konawe, hingga Muna Barat, sedangkan wilayah lain berpotensi mengalami hujan ringan.
Kondisi Cuaca dan Imbauan BMKG
BMKG menyebut kondisi cuaca di Sultra cukup dinamis berdasarkan analisis atmosfer per 28 April 2026.
Pada malam hari, cuaca diprakirakan membaik menjadi cerah berawan hingga berawan, meski hujan ringan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Wakatobi.
Faizal menjelaskan suhu udara berkisar 25 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 65 hingga 95 persen, serta angin bertiup dari Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 2 hingga 20 kilometer per jam.
BMKG mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan untuk berhati-hati terhadap dampak hujan lebat seperti jarak pandang terbatas dan jalan licin.
"Masyarakat dapat memantau informasi cuaca yang lebih terperinci dan terkini hingga tingkat kecamatan melalui portal resmi BMKG di laman https://cuaca.bmkg.go.id/," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan







