HOME  ⁄  Nasional

Ditjen Imigrasi Tegaskan Isu Kebocoran 3 Juta Data e-Visa adalah Hoaks

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ditjen Imigrasi Tegaskan Isu Kebocoran 3 Juta Data e-Visa adalah Hoaks
Foto: (Sumber : Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko. (ANTARA/Laily Rahmawaty.).)

Pantau - Direktorat Jenderal Imigrasi memastikan informasi dugaan kebocoran 3 juta data e-Visa Indonesia yang beredar di media sosial merupakan hoaks setelah dilakukan investigasi internal.

Investigasi Pastikan Tidak Ada Kebocoran

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak ditemukan adanya kebocoran data pada sistem imigrasi.

Ia mengungkapkan, “(Info) itu hoaks,” saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Hendarsam menambahkan, “Tidak benar bahwa data imigrasi telah mengalami kebocoran,” ujarnya menegaskan hasil pengecekan yang dilakukan sejak awal munculnya kabar tersebut.

Dugaan Berasal dari Penyalahgunaan Akun

Berdasarkan hasil investigasi awal, ditemukan perbedaan antara data yang beredar dengan struktur database resmi milik Imigrasi.

Ia menjelaskan, “Kami pastikan bahwa tidak ada akses langsung ke database imigrasi, dan data tersebut diduga berasal dari login pengguna layanan yang disalahgunakan,” ungkapnya.

Informasi yang viral sebelumnya menyebutkan adanya penjualan data di dark web yang mencakup nomor paspor, nama lengkap, hingga status visa dari laman e-Visa Indonesia.

Namun, pihak Imigrasi menilai klaim tersebut tidak kredibel karena berasal dari akun baru dan belum terverifikasi.

Sebagai penutup, Hendarsam menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga keamanan layanan, ia mengatakan, “Imigrasi terus berkomitmen untuk mengoptimalkan kenyamanan dan keamanan pada seluruh layanan keimigrasian.”

Penulis :
Aditya Yohan