HOME  ⁄  Nasional

Sinergi Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan dan Pelayanan di Banjarmasin dan Belitung

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sinergi Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan dan Pelayanan di Banjarmasin dan Belitung
Foto: (Sumber: Jakarta, 04-05-2026 – Bea Cukai meningkatkan pengawasan dan pelayanan melalui sinergi lintas instansi yang dilaksanakan di sejumlah daerah, seperti Banjarmasin dan Belitung..)

Pantau - Jakarta, 04-05-2026 – Bea Cukai meningkatkan pengawasan dan pelayanan melalui sinergi lintas instansi yang dilaksanakan di sejumlah daerah, seperti Banjarmasin dan Belitung. Hal ini sekaligus sebagai upaya untuk memperkuat sinergi antarinstansi penegak hukum dan otoritas terkait di wilayah tersebut.

Di sisi pengawasan, Bea Cukai melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan (Kalbagsel) menegaskan komitmennya dalam mendukung mendukung upaya pemberantasan peredaran uang Rupiah palsu melalui keikutsertaan dalam Forum Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) Provinsi Kalimantan Selatan yang diselenggarakan di Markas Komando Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Selatan pada Rabu (22/04).

Kepala Kanwil Bea Cukai Kalbagsel, Muhtadi, yang hadir secara langsung dalam forum tersebut menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dan pertukaran informasi antarinstansi sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan peredaran uang palsu.

Ia juga menandatangani Nota Kesepahaman sebagai bentuk konkret untuk memperkuat kolaborasi, termasuk dalam peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai ciri keaslian Rupiah serta penegakan hukum yang terintegrasi.

Selain itu, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula pemusnahan uang Rupiah palsu periode tahun 2024–2025 sebanyak 463 lembar dengan pecahan nominal Rp10.000,00 hingga Rp100.000,00.

“Uang palsu berpotensi mengganggu stabilitas perekonomian dan merugikan masyarakat. Untuk itu, diperlukan sinergi yang kuat antarinstansi untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran uang palsu,” ujar Muhtadi.

Sementara itu, di sisi pelayanan, Bea Cukai Tanjungpandan ikut terlibat dalam rangkaian persiapan rencana operasional penerbangan internasional Bandara H.A.S. Hanandjoedin. Bea Cukai Tanjungpandan turut hadir dalam kegiatan rapat koordinasi yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bupati Belitung pada Selasa (14/04) untuk membahas kesiapan fasilitas, prosedur keamanan, dan alur pelayanan.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak di bandara dalam menyiapkan penerbangan internasional perdana yang dilaksanakan pada 3 Mei 2026 dengan rute penerbangan Singapura – Belitung. “Jangan sampai orang datang ke Belitung hanya sekali. Buat Belitung menjadi tempat yang selalu berkesan,” pesannya.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpandan, Endang Puspawati, menyatakan bahwa pihak Bea Cukai telah mempersiapkan dengan maksimal seluruh sumber daya yang ada dan akan melaksanakan simulasi pelayanan di bandara sebelum jadwal penerbangan. Selain itu, Endang meminta kerja sama dari pihak terkait untuk dapat menunjang sarana prasarana demi kelancaran dalam memberikan pelayanan.

Ia juga memerintahkan pegawainya untuk melaksanakan peningkatan kompetensi pegawai, serta simulasi pengawasan dan pelayanan penumpang untuk mempersiapkan pegawai dalam melaksanakan pengawasan penumpang dan barang bawaan penumpang.

“Serangkaian kegiatan ini kami lakukan sebagai upaya pengawasan dan pelayanan secara prima di bandara H.A.S. Hanandjoedin. Kami berharap Bandara H.A.S. Hanandjoedin menjadi bandara internasional yang berjalan baik dan mampu meningkatkan sektor pariwisata Belitung,” pungkasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf