
Pantau - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menegaskan komitmen DPR dalam mengawal penegakan hukum kasus kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, yang menjadi sorotan pada Senin, 4 Mei 2026.
DPR Turun Tangan Pantau Penanganan Kasus
Kasus kekerasan terhadap anak di daycare tersebut dinilai tidak hanya sebagai tindak pidana, tetapi juga ujian bagi negara dalam menjamin perlindungan terhadap anak sebagai kelompok rentan.
Sari Yuliati turun langsung ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memantau perkembangan penanganan kasus guna memastikan proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada korban.
“Penegakan hukum ini penting untuk memberikan efek jera kepada pelaku, sekaligus menjadi peringatan keras bagi siapa pun agar tidak melakukan tindakan serupa,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian dalam menangani kasus sejak awal.
“Alhamdulillah jajaran kepolisian sangat kooperatif, cepat tanggap, dan responsif dalam menangani kasus ini,” ungkapnya.
Penegasan Proses Hukum dan Perlindungan Anak
Sari menekankan bahwa penanganan kasus harus bertumpu pada dua pilar utama, yakni penegakan hukum yang tegas dan langkah pencegahan yang sistematis.
Ia meminta agar proses hukum tidak berhenti di tahap awal dan dikawal hingga tuntas, mengingat penggunaan pasal berlapis membutuhkan ketelitian dalam pembuktian.
“Saya minta proses ini dikawal sampai selesai. Pasal yang digunakan berlapis, sehingga harus ditangani secara cermat dan komprehensif agar memberikan keadilan yang utuh,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan yang tegas dan transparan tidak hanya memberi efek jera, tetapi juga memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem hukum serta memastikan negara hadir melindungi anak.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





