
Pantau - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Papua Pegunungan berharap pembangunan kawasan induk pusat pemerintahan (KIPP) Papua Pegunungan dapat berjalan pada tahun 2026.
Harapan tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR Papua Pegunungan Tunggul W Panggabean di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Ia mengungkapkan, "Kami berharap secepatnya pembangunan KIPP segera dilaksanakan supaya kantor utama yang dibangun yakni kantor gubernur, MRP dan DPR Papua Pegunungan dapat rampung dan digunakan."
Lokasi dan Tahapan Pembangunan
Lokasi KIPP Papua Pegunungan berada di Kebun Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Gunung Susu, Distrik Hubukosi, Kabupaten Jayawijaya.
Luas kawasan yang disiapkan untuk pembangunan tersebut sekitar 122,5 hektare.
Jika seluruh proses berjalan lancar, pembangunan KIPP ditargetkan bisa dimulai pada tahun ini.
Saat ini tahapan pembangunan telah memasuki perencanaan teknis rinci atau detail engineering design (DED).
Tunggul menyatakan, "Tahapan pembangunan KIPP Papua Pegunungan sudah ada di pemerintah pusat dan sudah diambilalih oleh Kementerian PU karena mereka sementara menyusun DED."
Proses Lelang dan Kewenangan Pusat
Setelah penyusunan DED selesai, proyek akan memasuki tahap pelelangan kembali sebelum ditenderkan kepada pihak ketiga.
Ia menjelaskan, "Kami jelaskan ketika DED yang disusun Kementerian PU selesai maka akan dilelang lagi sebelum ditender oleh pihak ketiga yang akan mengerjakannya."
Seluruh dokumen dan persyaratan yang diminta oleh Kementerian PU telah diselesaikan oleh pemerintah daerah.
Tunggul menegaskan, "Kalau bagian kami, semua sudah clear atau selesai dan tahapan selanjutnya dilakukan oleh pemerintah pusat karena pembangunan KIPP Papua Pegunungan menggunakan alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN."
Pembangunan KIPP Papua Pegunungan sepenuhnya menggunakan pendanaan dari APBN sehingga pelaksanaan lanjutan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
- Penulis :
- Leon Weldrick





