HOME  ⁄  Nasional

Wamendikdasmen Sebut Program MBG Mulai Berdampak pada Semangat Belajar dan Kesehatan Siswa

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Wamendikdasmen Sebut Program MBG Mulai Berdampak pada Semangat Belajar dan Kesehatan Siswa
Foto: Ilustrasi - Siswa yang menerima program Makan bergizi Gratis (MBG) di Kendari, Sulawesi Tenggara. (sumber: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra.)

Pantau - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak positif terhadap semangat belajar siswa dan kondisi kesehatan mereka saat meninjau pelaksanaan program di SMA Wahdah Islamiyah, Makassar.

Dialog dengan Siswa dan Tenaga Kesehatan

Fajar berdialog langsung dengan siswa, guru, serta petugas puskesmas yang memantau kesehatan peserta didik selama kunjungan tersebut.

Ia mengungkapkan, "Siswa menyarankan agar sayur dan buah diperbanyak serta variasinya ditingkatkan. Masukan ini akan kami sampaikan kepada pihak terkait untuk peningkatan layanan MBG."

Menurut Fajar, hingga saat ini pelaksanaan Program MBG di sekolah tersebut berjalan baik tanpa ditemukan persoalan serius.

Selain memantau distribusi makanan bergizi, Fajar juga meninjau fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan petugas puskesmas.

Gejala Anemia Ringan Disebut Menurun

Berdasarkan keterangan petugas kesehatan, ditemukan indikasi penurunan gejala anemia ringan setelah Program MBG berjalan di sekolah tersebut.

Fajar mengatakan, "Sebelum ada MBG, cukup banyak siswa yang mengalami gejala anemia ringan. Setelah program berjalan, ditemukan adanya korelasi dengan penurunan gejala tersebut."

Meski demikian, ia menegaskan bahwa temuan tersebut masih memerlukan penelitian dan evaluasi lebih lanjut agar dapat dibuktikan secara ilmiah.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan evaluasi pelaksanaan program terus dilakukan secara berkala di berbagai daerah.

Menurut Nanik, masukan dari siswa dan sekolah menjadi bagian penting dalam penyempurnaan program agar layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anak-anak.

Ia mengatakan, "Berbagai masukan terkait variasi menu maupun kualitas pelayanan akan menjadi bahan evaluasi bersama."

BGN juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan sekolah untuk menjaga kualitas makanan serta memastikan standar keamanan pangan Program MBG tetap terpenuhi.

Nanik menambahkan, "Program MBG bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan makan, melainkan juga investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, aktif, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045."

Penulis :
Leon Weldrick