
Pantau - Anggota Komisi II DPR RI Cindy Monica menyalurkan bantuan perangkat internet Starlink untuk SD Negeri 04 Simpang Kapuak di Jorong Kubang Balambak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diberikan setelah Cindy melihat video viral yang memperlihatkan perjuangan siswa dan guru sekolah tersebut mencari akses internet demi mengikuti Tes Kemampuan Akademik berbasis komputer.
Dalam video itu, siswa dan guru terlihat harus berjalan melewati jalan tanah berlumpur di tengah hujan deras untuk mendapatkan jaringan internet yang stabil.
“Ketika saya melihat video itu, hati saya benar-benar tergerak. Anak-anak dan para guru harus berjalan di tengah hujan, melewati jalan berlumpur hanya untuk mendapatkan sinyal internet agar bisa mengikuti ujian. Ini bukan sekadar soal jaringan, tetapi soal masa depan pendidikan mereka,” ungkap Cindy Monica.
Cindy Turun Langsung ke Lokasi Sekolah
Cindy memilih datang langsung ke lokasi sekolah untuk memastikan bantuan internet dapat diterima dan dimanfaatkan dengan baik.
Perjalanan menuju sekolah tersebut disebut tidak mudah karena harus melewati jalur berlumpur, tanjakan curam, hingga kawasan hutan akibat keterbatasan infrastruktur.
Menurut Cindy, kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak di daerah terpencil untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Di era digital hari ini, internet sudah menjadi kebutuhan dasar pendidikan. Anak-anak di pelosok memiliki hak yang sama untuk belajar, berkembang, dan mengejar cita-cita mereka. Jangan sampai keterbatasan jaringan membuat mereka tertinggal,” ujarnya.
Internet Disebut Jadi Jembatan Harapan Pendidikan
Cindy menilai masih banyak wilayah yang membutuhkan perhatian serius terkait pemerataan infrastruktur dan akses digital pendidikan.
“Saya percaya anak-anak di pelosok juga memiliki mimpi besar. Kehadiran internet ini bukan hanya bantuan perangkat, tetapi menjadi jembatan harapan agar mereka bisa melihat dunia yang lebih luas. Negara tidak boleh kalah oleh jarak dan medan,” katanya.
Pihak sekolah dan masyarakat setempat menyambut positif bantuan tersebut karena selama ini keterbatasan jaringan internet menjadi kendala utama dalam proses pembelajaran digital.
Dengan hadirnya perangkat Starlink, sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung pelaksanaan ujian berbasis komputer secara lebih optimal.
- Penulis :
- Aditya Yohan





