HOME  ⁄  Nasional

PGN Raih Sertifikasi ISO 55001 untuk Perkuat Pengelolaan Infrastruktur Gas Bumi Nasional

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

PGN Raih Sertifikasi ISO 55001 untuk Perkuat Pengelolaan Infrastruktur Gas Bumi Nasional
Foto: Direktur Utama PT PGN Tbk Arief K Risdianto menerima Sertifikat ISO 55001 dari British Standards Institution Group Indonesia di Jakarta, Senin 11/5/2026 (sumber: PT PGN Tbk)

Pantau - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN memperoleh sertifikasi Sistem Manajemen Aset ISO 55001 dari British Standards Institution Group Indonesia untuk lingkup infrastruktur transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) dan distribusi gas PGN.

Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan internasional atas pengelolaan infrastruktur gas bumi PGN yang dinilai andal, efisien, aman, dan berorientasi pada operational excellence.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan penerapan ISO 55001 menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan dan pengoperasian infrastruktur gas bumi dilakukan secara sistematis, terorganisir, efektif, dan berkelanjutan.

"Pencapaian ini menjadi pengakuan internasional atas pengelolaan infrastruktur gas bumi PGN," ungkap Fajriyah.

Menurut Fajriyah, implementasi ISO 55001 memberikan landasan kuat bagi perusahaan untuk mengelola aset secara optimal sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

"Dengan pendekatan pengelolaan yang terstruktur, PGN mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengoptimalkan biaya operasi perusahaan," ujarnya.

Infrastruktur PGN Menjangkau Berbagai Wilayah Indonesia

ISO 55001 merupakan standar internasional yang mengatur tata kelola manajemen aset guna membantu perusahaan memperoleh manfaat maksimal dari pengelolaan aset.

Standar tersebut dinilai semakin relevan karena PGN sebagai Subholding Gas PT Pertamina Persero mengelola jaringan dan infrastruktur gas bumi yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia.

Saat ini PGN menjadi pemain utama dalam niaga gas bumi nasional dengan pangsa pasar mencapai 91,36 persen.

Wilayah operasional PGN mencakup 18 provinsi dan 78 kota/kabupaten di Indonesia.

PGN juga melayani lebih dari 822 ribu pelanggan melalui dukungan jaringan pipa gas bumi nasional sepanjang lebih dari 33.490 kilometer.

PGN bersama anak perusahaan dan afiliasi mengelola berbagai infrastruktur strategis gas bumi seperti pipa transmisi SSWJ, pipa distribusi gas, pipa transmisi Gresik–Semarang, FSRU Lampung, FSRU Jawa Barat, LNG Hub Arun, SPBG, dan fasilitas mother station CNG.

Perkuat Keandalan Operasional dan Ketahanan Energi Nasional

Penerapan ISO 55001 disebut memperkuat kinerja PGN dalam memastikan asset integrity dan pengelolaan aset infrastruktur secara optimal.

Standar tersebut juga membantu meminimalkan risiko serta mencegah potensi insiden yang dapat berdampak pada pelanggan dan operasional perusahaan.

Dalam kegiatan operasi dan pemeliharaan infrastruktur, PGN terus memastikan keandalan operasional dan efisiensi biaya melalui penguatan sinergi dengan anak perusahaan, afiliasi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Fajriyah menegaskan PGN berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan kapabilitas tata kelola infrastruktur gas bumi di masa mendatang.

"Pendekatan pengelolaan yang terorganisir memungkinkan setiap keputusan investasi dilakukan dengan mempertimbangkan aspek biaya, risiko, dan kinerja secara seimbang," kata Fajriyah.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan berdampak langsung pada peningkatan keandalan infrastruktur dan keberlanjutan bisnis perusahaan dalam jangka panjang.

Sertifikasi ISO 55001 juga diharapkan semakin memperkuat kinerja perusahaan dalam mengelola infrastruktur gas bumi yang andal, aman, dan berstandar internasional serta mendukung layanan prima bagi seluruh sektor pelanggan dan ketahanan energi nasional.

Artikel ini turut menampilkan Direktur Utama PGN Arief K Risdianto saat menerima sertifikat ISO 55001 di Jakarta pada Senin, 11 Mei 2026.

Penulis :
Arian Mesa