
Pantau - Menteri Sosial Saifullah Yusuf membebastugaskan sementara dua pejabat di Kementerian Sosial untuk mempermudah proses evaluasi dan investigasi pengadaan barang dan jasa yang menjadi sorotan publik terkait perlengkapan sepatu siswa Sekolah Rakyat.
Pembebastugasan tersebut dilakukan terhadap Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Satuan Kerja Sekretariat Jenderal serta Kepala Subbagian Perlengkapan dan Barang Milik Negara.
Saifullah Yusuf menegaskan langkah itu bersifat sementara selama proses evaluasi dan investigasi berlangsung.
“Kami melakukan pembebastugasan sementara untuk mempermudah proses evaluasi dan investigasi,” ungkap Saifullah Yusuf.
Mensos Tugaskan Inspektorat Dalami Pengadaan
Mensos secara khusus menugaskan Inspektur Jenderal Kemensos untuk melanjutkan pendalaman kasus serta melakukan evaluasi dan investigasi terhadap proses pengadaan barang dan jasa tersebut.
Selain itu, Sekretaris Jenderal Kemensos diminta melakukan rasionalisasi anggaran pengadaan tahun 2026 serta memperkuat kapasitas tim pengadaan.
Sekretaris Jenderal juga diminta melakukan pengawalan langsung terhadap seluruh proses pengadaan di lingkungan Kemensos.
Saifullah Yusuf menyatakan seluruh langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk memperbaiki sistem pengadaan pada tahun 2026.
“Kami ingin memastikan pengadaan barang dan jasa berjalan lebih baik pada tahun mendatang,” katanya.
Kemensos Gandeng KPK hingga Polri
Gus Ipul menyebut Kemensos telah berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan Republik Indonesia, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait pengadaan barang dan jasa.
Konsultasi dilakukan agar seluruh proses pengadaan dapat berjalan secara akuntabel, transparan, dan bersih dari korupsi.
Sebelumnya, media sosial diramaikan dugaan mark-up harga sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang memicu perhatian publik.
Menyikapi polemik tersebut, Mensos membentuk tim khusus yang dipimpin Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Inspektur Jenderal Kemensos untuk mendalami isu pengadaan barang dan jasa di Kemensos.
Saifullah Yusuf menyampaikan informasi yang beredar di media sosial terkadang benar seluruhnya, sebagian benar, maupun masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
“Kami ingin masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh terkait isu yang berkembang,” ujarnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick





