HOME  ⁄  Nasional

UPTD PPA Batam Beri Asesmen Psikologis kepada Dua Anak Terindikasi Jaringan Terorisme

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

UPTD PPA Batam Beri Asesmen Psikologis kepada Dua Anak Terindikasi Jaringan Terorisme
Foto: (Sumber: Plt Kepala UPTD PPA Batam Suratin. ANTARA/Amandine Nadja.)

Pantau - Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Batam memberikan asesmen dan konseling psikologis kepada dua anak yang terindikasi terlibat jaringan terorisme pada April 2026.

Pelaksana Tugas Kepala UPTD PPA Batam Suratin mengatakan penanganan tersebut dilakukan berdasarkan rujukan dari Densus 88 Antiteror.

“Itu temuan dari Densus 88 dan dirujuk ke kami untuk asesmen dan konseling psikologinya,” ungkap Suratin saat dihubungi di Batam, Kamis (14/5).

Dua Anak Dipulangkan dan Diawasi Densus 88

Suratin menjelaskan kedua anak tersebut tidak ditempatkan di rumah aman dan telah dipulangkan ke keluarga masing-masing.

Meski demikian, keduanya tetap berada dalam pengawasan khusus Densus 88 Antiteror.

“Pulang ke rumah, tetapi tetap dalam pengawasan Densus 88 AT,” katanya.

Suratin enggan membeberkan kondisi psikologis kedua anak tersebut karena proses penanganan dilakukan secara tertutup.

“Kami harus keep silent terkait itu,” ujarnya.

Kasus Kekerasan Anak di Batam Capai 17 Perkara

Dalam kesempatan yang sama, UPTD PPA Batam mencatat terdapat 17 kasus kekerasan terhadap anak selama April 2026.

Suratin merinci kasus tersebut terdiri dari satu kasus kekerasan fisik, satu kasus psikis, enam kasus persetubuhan, enam kasus pencabulan, satu kasus tindak pidana perdagangan orang, dan dua kasus anak yang terindikasi jaringan terorisme.

Sementara itu, kasus kekerasan terhadap perempuan tercatat sebanyak lima perkara.

Kasus tersebut meliputi dua kasus pengasuhan anak, dua kasus penelantaran nafkah anak oleh suami, serta satu kasus Kekerasan Gender Berbasis Online (KGBO).

“Kalau KGBO itu kekerasan gender berbasis online, korban diminta menunjukkan kemaluannya melalui video call,” ungkap Suratin.

UPTD PPA Batam menyatakan terus melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak melalui layanan asesmen, konseling psikologi, hingga koordinasi lintas instansi.

Penulis :
Aditya Yohan