HOME  ⁄  Nasional

Komisi X DPR RI Minta Kesadaran Kolektif Diperkuat untuk Antisipasi Ancaman Virus Hanta

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Komisi X DPR RI Minta Kesadaran Kolektif Diperkuat untuk Antisipasi Ancaman Virus Hanta
Foto: (Sumber: Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat. Foto: tari/mahendra.)

Pantau - Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah dan masyarakat membangun kesadaran kolektif guna mengantisipasi meluasnya potensi ancaman Virus Hanta di Indonesia seiring meningkatnya kasus dalam dua tahun terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Lestari Moerdijat di Jakarta pada Jumat, 15 Mei 2026, menyusul data kasus Virus Hanta yang mulai menjadi perhatian nasional.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selama periode 2024 hingga 2026 tercatat 23 kasus Virus Hanta terkonfirmasi positif dengan tiga kasus kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO juga telah menetapkan Hantavirus sebagai penyakit yang perlu diwaspadai.

“Langkah edukasi dan sosialisasi terkait ancaman Hantavirus perlu ditingkatkan,” kata Lestari dalam keterangan tertulis.

DPR Soroti Risiko Penyebaran di Wilayah Urban

Wakil Ketua MPR RI yang akrab disapa Rerie itu menilai upaya pencegahan membutuhkan pemahaman bersama mengenai mitigasi serta langkah yang harus dilakukan apabila seseorang terpapar Virus Hanta.

“Meski begitu, kekhawatiran publik terhadap ancaman virus tersebut di tanah air, harus dapat diatasi secara bersama,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang telah melakukan antisipasi terhadap ancaman penyebaran virus tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, tercatat 256 kasus suspek Virus Hanta sepanjang 2024 hingga Mei 2026 dengan 23 kasus dinyatakan positif.

Sebanyak 12 kasus positif berasal dari Jakarta dan Yogyakarta yang merupakan wilayah urban dengan kepadatan penduduk tinggi.

Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko penularan antarmanusia di kawasan perkotaan.

Virus Hanta Dinilai Perlu Diwaspadai

Lestari menilai ancaman Virus Hanta harus diantisipasi secara serius karena penyakit tersebut dapat tersembunyi di balik diagnosis lain seperti leptospirosis maupun demam berdarah.

Kasus penularan Virus Hanta sebelumnya juga dilaporkan terjadi di kapal pesiar MV Hondius.

Penyebaran virus yang berasal dari rodensia atau tikus itu disebut terus berkembang seiring meningkatnya urbanisasi dan pembangunan wilayah padat penduduk.

“Potensi ancaman yang ada dapat diatasi bersama sebagai bagian upaya peningkatan kewaspadaan dan pencegahan penyebaran Hantavirus di tanah air,” tegasnya.

Penulis :
Aditya Yohan