HOME  ⁄  Nasional

Kemenimipas Permudah Pegawai Miliki Rumah Layak lewat Skema Kredit Bunga Rendah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenimipas Permudah Pegawai Miliki Rumah Layak lewat Skema Kredit Bunga Rendah
Foto: (Sumber : Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto saat jumpa pers usai meninjau pembangunan rumah untuk pegawainya di kawasan perumahan Casa de Prima, Kabupaten Cikarang Barat, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026) (ANTARA/Walda Marison).)

Pantau - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mempermudah pegawainya memiliki rumah layak melalui program kredit perumahan dengan bunga rendah dan cicilan jangka panjang.

Program tersebut dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai sekaligus mendukung program pembangunan satu juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Kemenimipas Bangun Rumah untuk Pegawai

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan pembangunan rumah dilakukan di sejumlah lokasi, salah satunya kawasan perumahan Casa de Prima, Kabupaten Cikarang Barat, Jawa Barat.

“Pada tahap awal ini ada 60 unit yang 34 sudah selesai dibangun di Casa de Prima,” ujarnya saat meninjau pembangunan rumah pegawai, Selasa (19/5/2026).

Selain di Cikarang Barat, pembangunan juga akan dilakukan di Cikarang Pusat sebanyak 78 unit yang ditargetkan mulai dibangun awal Juni 2026.

Agus menjelaskan program tersebut melibatkan sejumlah pihak seperti PLN, Kementerian Perumahan dan Permukiman, Bank BRI, dan pengembang perumahan.

Pegawai Kemenimipas yang ingin memiliki rumah melalui skema kredit nantinya harus memenuhi persyaratan administrasi yang berlaku.

“Tentunya kita akan melihat pegawai yang mengajukan kredit apakah sudah memiliki kredit sebelumnya,” katanya.

BRI Beri Bunga Flat 7,5 Persen

Setelah memenuhi syarat, pegawai akan mendapatkan kemudahan kredit rumah melalui kerja sama dengan Bank BRI.

Salah satu kemudahan yang diberikan yakni bunga cicilan flat sebesar 7,5 persen selama 25 tahun.

“BRI memberikan dukungan penganggaran dalam pembangunan proyek ini dan memberikan spesial bunga 7,5 persen secara flat,” ungkap Agus.

Ia berharap pihak perbankan dapat kembali menurunkan besaran cicilan jika jumlah pegawai yang berminat semakin banyak.

Agus juga memastikan rumah yang dibangun memiliki kualitas baik dan aman untuk ditempati para pegawai.

Menurutnya, fasilitas rumah layak tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan negara.

Penulis :
Ahmad Yusuf