HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Gowa Perkuat Program MBG 3B untuk Percepat Penurunan Stunting

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkab Gowa Perkuat Program MBG 3B untuk Percepat Penurunan Stunting
Foto: (Sumber : Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin saat rapat pengendalian lapangan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Gowa, Jumat (22/5/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gowa.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus memperkuat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD guna mempercepat penurunan angka stunting.

Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengatakan persoalan stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan daerah dan kualitas generasi penerus bangsa.

“Dengan pemenuhan gizi yang cukup bagi anak-anak hari ini, kita sedang memastikan bahwa beberapa tahun ke depan Kabupaten Gowa memiliki sumber daya manusia berkualitas yang menjadi kekuatan utama daerah,” ujar Darmawangsyah di Gowa, Jumat (22/5/2026).

Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gowa, ia menegaskan penanganan stunting harus dilakukan secara nyata hingga menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, khususnya Pasal 47 yang mengatur penyaluran dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK).

TPK Jadi Ujung Tombak Pendampingan

Darmawangsyah menjelaskan Kabupaten Gowa memiliki kekuatan kolaboratif melalui TPK yang terdiri atas kader KB, kader PKK, dan bidan di lapangan.

“TPK bukan hanya pelaksana administratif, tetapi pendamping keluarga yang memahami kondisi riil masyarakat sampai tingkat dusun dan lingkungan,” katanya.

Ia meminta seluruh penyuluh KB, kepala UPT, operator program, dan unsur terkait memastikan pelaksanaan MBG 3B berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat manfaat.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi juga perubahan kondisi kesehatan ibu dan anak penerima manfaat.

“Ukuran keberhasilan kita bukan hanya angka distribusi, tetapi bagaimana ibu hamil memperoleh asupan gizi yang cukup, ibu menyusui memiliki ketahanan gizi yang baik, dan balita mendapatkan pemenuhan nutrisi optimal agar terhindar dari risiko stunting,” ungkapnya.

Angka Stunting Gowa Turun Jadi 17 Persen

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa Sofyan Daud mengatakan rapat Bangga Kencana rutin digelar setiap bulan untuk mengevaluasi perkembangan program.

Menurut Sofyan, evaluasi rutin penting dilakukan agar seluruh program berjalan efektif dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

“Angka stunting kita sudah mulai berada pada posisi 17 persen,” kata Sofyan.

Melalui Program MBG 3B, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di wilayahnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf