
Pantau - Polres Metro Jakarta Timur akan memeriksa pihak pengelola Islamic Center Bekasi terkait kasus dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) Marwah yang dilaporkan pasangan korban Feni Indah Fitria dan Renaldi Zulfi.
Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami alur pembayaran gedung pernikahan yang sebelumnya telah dipesan korban melalui WO Marwah.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur Bayu Kurniawan mengatakan pihaknya akan memanggil saksi tambahan, termasuk pengelola gedung tempat acara pernikahan berlangsung.
"Mungkin, setelah ini kami akan melakukan pendalaman dan penyelidikan intensif untuk memeriksa saksi-saksi lainnya terkait dengan peristiwa tersebut. Mungkin, dari pihak gedung Islamic Center Bekasi, di mana pernikahan tersebut berlangsung," ungkap Bayu.
Polisi Dalami Alur Pembayaran Gedung
Menurut Bayu, korban menyampaikan bahwa WO Marwah diduga hanya membayar uang muka atau down payment (DP) kepada pihak gedung.
Biaya penggunaan gedung disebut belum dilunasi oleh pihak WO hingga acara pernikahan bermasalah.
"Karena informasi dari korban bahwa dari catering Marwah ini hanya membayarkan DP ke gedung tersebut, belum melakukan pembayaran lunas," kata Bayu.
Keterangan dari pengelola gedung dinilai penting untuk mengungkap dugaan tindak pidana penipuan dalam kasus tersebut.
"Mungkin, itu juga akan kami jadikan bagian dari rangkaian penyelidikan yang kami lakukan, pemeriksaan dari pihak gedung," ujar Bayu.
Kantor WO Marwah Sudah Tutup
Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa tiga orang saksi, termasuk adik dari korban Feni Indah Fitria.
"Kami telah melakukan klarifikasi terhadap korban dan satu orang saksi yang merupakan adik dari pada saudari Feni. Sudah tiga orang yang sudah kita lakukan klarifikasi," ungkap Bayu.
Polisi juga telah melakukan pengecekan ke kantor WO Marwah yang berada di kawasan Jakarta Garden City.
Namun, saat didatangi petugas, kantor tersebut diketahui sudah tidak beroperasi.
"Saat ini juga dari anggota kami telah melakukan pengecekan terhadap kantor dari WO Marwah ini, yang berada di JGC. Namun, hasil pengecekan kami bahwa terhadap kantor tersebut saat ini sudah tutup," kata Bayu.
Pengecekan lokasi dilakukan untuk memastikan keberadaan kantor WO sekaligus mengumpulkan bahan keterangan tambahan dalam proses penyelidikan.
Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi tambahan, serta mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus serupa.
- Penulis :
- Arian Mesa





