HOME  ⁄  Nasional

Bima Arya Minta OPD di Maluku Aktif Perbarui Data untuk Dukung Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Bima Arya Minta OPD di Maluku Aktif Perbarui Data untuk Dukung Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran
Foto: Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya menyampaikan sambutannya melalui daring dalam peluncuran portal Lawamena Satu Data di Maluku, Senin 25/5/2026 (sumber: ANTARA/Dedy Azis)

Pantau - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya meminta seluruh organisasi perangkat daerah di Maluku aktif melakukan pemutakhiran dan pembaruan data pada portal Lawamena Satu Data guna mendukung pengambilan kebijakan pembangunan yang terintegrasi dan tepat sasaran.

Bima Arya menyampaikan hal tersebut secara daring saat peluncuran Lawamena Satu Data di Ambon.

Ia menegaskan keberhasilan portal tersebut sangat bergantung pada konsistensi perangkat daerah dalam memperbarui dan menjaga kualitas data.

“Portal satu data hanya bisa bermanfaat secara maksimal apabila seluruh perangkat daerah secara berkala melakukan pemutakhiran data, mengisi, memperbarui, dan menjaga kualitas data,” ungkapnya.

Menurut Bima Arya, data memiliki peran vital bagi pemerintah daerah karena menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan pembangunan.

Ia menilai data bukan sekadar kumpulan angka, melainkan menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang tepat sasaran.

“Kita membutuhkan data yang betul-betul presisi dan terintegrasi agar bisa mentargetkan segmen mana yang akan kita utamakan,” katanya.

Lawamena Satu Data Dorong Integrasi Antarinstansi

Bima Arya menyebut portal Lawamena Satu Data merupakan bagian dari transformasi budaya kerja birokrasi yang menempatkan data sebagai fondasi utama dalam menghasilkan kebijakan yang tepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Lawamena yang hari ini diluncurkan merupakan transformasi budaya kerja yang memahami data untuk menghasilkan kebijakan yang tepat dan responsif,” ujarnya.

Portal Lawamena Satu Data dirancang untuk menghimpun seluruh data dari organisasi perangkat daerah melalui daftar data yang disepakati dalam forum satu data setiap tahun.

Dengan mekanisme tersebut, pengumpulan data antarinstansi tidak lagi berjalan sendiri-sendiri sehingga integrasi data pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat berjalan lebih sinkron.

Sinkronisasi data itu dinilai penting untuk mendukung percepatan pelaksanaan program pembangunan di daerah.

Kepala Daerah Diminta Gunakan Data Real Time

Bima Arya mengatakan pemerintah terus mendorong sinkronisasi, akselerasi, dan sinergi program strategis nasional hingga tingkat kabupaten dan kota.

“Ikhtiar kita adalah bagaimana melakukan sinkronisasi, akselerasi, dan sinergi antara program strategis nasional sampai ke kabupaten,” katanya.

Ia juga meminta seluruh kepala daerah di Maluku memanfaatkan data real time yang tersedia pada portal sebagai dasar pemantauan dan evaluasi pembangunan.

Menurutnya, penggunaan data real time penting untuk mendukung target nasional seperti pertumbuhan ekonomi delapan persen, penurunan angka kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja.

“Target kita banyak, menuju pertumbuhan ekonomi delapan persen, menurunkan angka kemiskinan hingga menambah lapangan pekerjaan. Oleh sebab itu seluruh kepala daerah perlu menyesuaikan dengan cara kerja baru dengan memonitor data secara real time,” ujar Bima Arya.

Penulis :
Leon Weldrick