HOME  ⁄  Nasional

IAPVC 2026 Jadi Wadah Storytelling Satwa Liar Lewat Fotografi dan Videografi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

IAPVC 2026 Jadi Wadah Storytelling Satwa Liar Lewat Fotografi dan Videografi
Foto: (Sumber : Ilustrasi masyarakat memotret satwa liar dalam rangkaian acara International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 yang bertemakan "From Lens to Legacy". ANTARA/HO-Taman Safari.)

Pantau - International Animal Photo & Video Competition atau IAPVC 2026 yang digelar Taman Safari Indonesia menjadi wadah internasional untuk menghadirkan storytelling tentang satwa liar melalui karya fotografi dan videografi.

Board Advisory Taman Safari Indonesia Group, Agus Santoso, mengatakan IAPVC merupakan ajang yang menghubungkan kreativitas, edukasi, dan semangat pelestarian alam melalui karya visual.

“IAPVC sendiri merupakan sebuah legacy yang patut dirayakan setiap tahun sebuah perjalanan panjang yang terus menghubungkan kreativitas, edukasi, dan semangat pelestarian alam melalui karya visual,” kata Agus Santoso dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

IAPVC 2026 diluncurkan pada Sabtu (23/5/2026) di Taman Bendera Pusaka Jakarta dengan mengusung tema “From Lens to Legacy”.

Tema tersebut dipilih untuk menggambarkan kekuatan karya fotografi dan videografi sebagai media penyampai pesan konservasi dan warisan kesadaran bagi generasi mendatang.

Kompetisi Diperluas ke Asia Tenggara dan Australia

Pada tahun ini, IAPVC memperluas jangkauan kompetisi tidak hanya di Indonesia tetapi juga mencakup kawasan Asia Tenggara dan Australia.

Perluasan tersebut dinilai memperkuat posisi IAPVC sebagai salah satu kompetisi visual satwa liar berskala global.

IAPVC 2026 menghadirkan sembilan kategori dalam Wildlife Photo Competition yang memberi ruang bagi fotografer dan filmmaker menampilkan kreativitas serta kualitas teknis dalam menangkap keberagaman satwa liar.

Agus mengatakan rangkaian acara juga akan diisi dengan berbagai program seperti workshop photography di sekolah dan universitas hingga kompetisi foto dan video satwa tingkat internasional.

Seluruh Karya Dinilai Juri Profesional

Seluruh karya peserta akan dinilai panel juri profesional di bidang wildlife photography, filmmaking, dan konservasi sebelum diumumkan dalam malam penghargaan atau Awarding Night.

Agus menegaskan IAPVC selama lebih dari 35 tahun telah menjadi wadah visual storytelling yang menghubungkan seni, edukasi, pariwisata, dan konservasi.

“Pada peluncuran ini, kami juga meresmikan Komunitas Foto IAPVC sebagai bagian dari perjalanan panjang IAPVC yang telah tumbuh dan berjalan bersama selama bertahun-tahun. Kehadiran komunitas ini menjadi wadah bagi para pecinta fotografi satwa dan alam untuk terus berkarya, berbagi inspirasi, serta memperkuat pesan konservasi melalui visual," tambahnya.

Penulis :
Aditya Yohan