HOME  ⁄  Nasional

Komisi IX DPR Minta Kepala BGN Baru Fokus Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi IX DPR Minta Kepala BGN Baru Fokus Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Foto: (Sumber : Ilustrasi: Petugas tengah memorsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. ANTARA/Risky Syukur..)

Pantau - Komisi IX DPR RI meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik Sudaryati Deyang, untuk memprioritaskan pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan kualitas layanan dan pengawasan berjalan optimal.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengatakan pembenahan tata kelola perlu menjadi fokus utama setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN pada 2 Juni 2026.

"Saya berharap Kepala BGN yang baru fokus membenahi tata kelola MBG yang selama ini masih buruk," ungkap Charles.

Menurut dia, keberhasilan Program MBG tidak dapat diukur hanya dari besarnya anggaran yang digunakan atau jumlah penerima manfaat yang tercatat.

"Kami lebih melihat kualitas gizi yang diterima anak-anak, kualitas makanan yang disajikan, dan efektivitas pengawasannya," ujarnya.

DPR Soroti Kualitas Program MBG

Charles menegaskan Program MBG harus berorientasi pada peningkatan kualitas gizi nasional dan tidak hanya mengejar target jumlah penerima manfaat.

Ia mengingatkan agar pelaksanaan program tidak terjebak pada pencapaian angka semata tanpa memperhatikan mutu layanan yang diberikan kepada masyarakat.

"Jangan sampai yang dikejar hanya angka-angka, sementara kualitas programnya tertinggal," katanya.

Menurutnya, kualitas makanan dan pengawasan yang baik menjadi faktor penting agar tujuan utama program dalam menekan angka stunting dan memperbaiki gizi anak-anak Indonesia dapat tercapai.

Presiden Ingatkan MBG Jangan Jadi Sarana Korupsi

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga mengingatkan para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar menjalankan Program MBG secara jujur dan bertanggung jawab.

Dalam Konsolidasi Nasional Program MBG di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6), Presiden menegaskan program tersebut tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

"Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi," ungkap Presiden Prabowo.

Presiden menilai Program MBG memiliki peran strategis dalam memastikan kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi sekaligus mencegah kekurangan gizi yang menjadi salah satu penyebab stunting.

Harapan terhadap Kepemimpinan Baru BGN

Pergantian pimpinan BGN terjadi di tengah sorotan terhadap tata kelola Program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

DPR berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan seluruh anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Dengan tata kelola yang lebih baik, Program MBG diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak Indonesia dan mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf