HOME  ⁄  Nasional

Sarmuji Desak BGN Pastikan Penunjukan SPPG Transparan dan Bebas Praktik Jual Beli Titik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sarmuji Desak BGN Pastikan Penunjukan SPPG Transparan dan Bebas Praktik Jual Beli Titik
Foto: (Sumber : Anggota Komisi VI DPR RI M. Sarmuji. ANTARA/HO-Fraksi Golkar DPR RI..)

Pantau - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menjamin proses penunjukan dan pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik transaksional menyusul munculnya dugaan jual beli titik SPPG.

“BGN harus bisa menjamin kepada publik bahwa tidak ada jual beli titik SPPG. Jika praktik ini dibiarkan, yang dirugikan bukan hanya keuangan negara, tapi juga anak-anak yang seharusnya mendapat manfaat langsung dari program ini,” ungkapnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Soroti Pelaksanaan Program MBG

Sarmuji menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto harus dijalankan secara baik dan sesuai tujuan awal.

“Program MBG adalah program yang baik dan mulia. Niatnya benar, tujuannya jelas, dan manfaatnya bagi generasi muda sangat besar jika dijalankan dengan benar. Justru karena itu, kita tidak boleh membiarkan pelaksanaannya berjalan asal-asalan,” katanya.

Ia menilai pengawasan yang ketat diperlukan agar seluruh proses pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima.

Minta Evaluasi Kualitas Makanan dan Sistem Pengawasan

Selain persoalan dugaan jual beli titik SPPG, Sarmuji juga menyoroti kualitas makanan yang disalurkan kepada para siswa penerima manfaat program MBG.

“Kita sudah melihat banyak sekali konten yang beredar di media sosial, menampilkan makanan yang jauh dari kata layak. Ini bukan isu kecil. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap program Presiden,” ujarnya.

Menurutnya, hak siswa untuk mendapatkan makanan bergizi dan layak tidak boleh dikurangi dalam bentuk apa pun.

Sarmuji pun mendorong BGN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran MBG, termasuk sistem pengawasan dan seluruh rantai pelaksanaannya.

“Evaluasi harus dilakukan terhadap cara penyaluran, terhadap sistem pengawasan, terhadap seluruh rantai pelaksanaannya. Tujuannya satu: agar program ini benar-benar tepat sasaran, efektif, efisien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi siswa, sesuai harapan Presiden Prabowo,” ungkapnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf