
Pantau - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S Deyang, serta tokoh buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin sore.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pelantikan tersebut akan berlangsung pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB sebagai bagian dari agenda resmi Presiden.
“Beberapa agenda beliau (Presiden), di antaranya adalah hari ini direncanakan ada pelantikan pimpinan Badan Gizi Nasional,” ungkap Prasetyo usai rapat koordinasi tata kelola ekspor di kompleks parlemen, Jakarta.
Nanik Pimpin BGN, Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden
Prasetyo menjelaskan pelantikan Kepala BGN dilakukan setelah Presiden sebelumnya melakukan pergantian pimpinan di lembaga yang bertanggung jawab menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, Presiden juga menunjuk Said Iqbal yang dikenal sebagai tokoh buruh nasional untuk membantu pemerintah dalam menangani persoalan ketenagakerjaan dan peningkatan kesejahteraan pekerja.
Meski demikian, Prasetyo belum merinci nomenklatur jabatan yang akan diemban Said Iqbal setelah pelantikan berlangsung.
Bentuk Komitmen Pemerintah untuk Buruh
Prasetyo menegaskan penunjukan Said Iqbal merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk memberikan perhatian lebih terhadap isu tenaga kerja dan kesejahteraan buruh.
“Untuk terus bersama-sama kita mencari formula-formula untuk memastikan masalah tenaga kerja dan masalah kesejahteraan buruh itu menjadi prioritas dari pemerintah,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga membantah isu yang menyebut pemerintah akan mengganti Menteri Keuangan.
Menurut dia, hingga saat ini tidak ada rencana pergantian Menteri Keuangan dan seluruh kabar yang beredar terkait hal tersebut tidak benar.
“Kalau memang Presiden merasa harus ada penyegaran atau perubahan, pada waktunya nanti akan disampaikan kepada masyarakat,” tuturnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





