HOME  ⁄  Nasional

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus dan Titipan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus dan Titipan
Foto: (Sumber : Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Pol. Anwar memberikan arahan kepada jajaran SDM dan Humas Polri secara daring dari Jakarta, terkait pelaksanaan seleksi penerimaan terpadu calon Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan pada Minggu (7/6/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Mabes Polri.)

Pantau - Polri menegaskan proses rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui jalur reguler nasional tanpa kuota khusus, jalur prestasi, maupun titipan.

Penegasan tersebut disampaikan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Pol. Anwar untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis atau BETAH.

Hanya Satu Jalur Seleksi Nasional

Anwar mengatakan seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi tanpa perlakuan khusus.

“Selalu saya sampaikan, dan saya ulangi kembali, bahwa rekrutmen ini menggunakan prinsip BETAH, yaitu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama,” ungkapnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (8/6).

Ia menegaskan penerimaan Akpol 2026 hanya menggunakan satu jalur seleksi nasional dengan sistem gugur pada setiap tahapan.

“Tidak ada yang namanya kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, perlakuan istimewa ataupun kuota tambahan. Kelima hal tersebut saya sampaikan tidak ada,” ujarnya.

Menurut Anwar, seluruh proses seleksi wajib berlangsung objektif, jujur, adil, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Seleksi Masuki Tahap Pemeriksaan Kesehatan

Saat ini, seleksi Akpol 2026 telah memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan tahap II atau Rikkes II yang berlangsung pada 5 hingga 6 Juni 2026.

Dari hasil sidang kelulusan sebelumnya, sebanyak 513 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti tahap berikutnya.

Jumlah tersebut terdiri atas 468 peserta pria dan 45 peserta wanita atau setara dengan 1,3 kali kuota seleksi tingkat pusat.

Anwar menjelaskan pengawasan internal maupun eksternal terus dilakukan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas seluruh tahapan seleksi.

Ia juga meminta jajaran SDM dan Humas Polri di seluruh daerah untuk menyosialisasikan secara luas bahwa tidak ada jalur khusus dalam penerimaan Akpol 2026 agar masyarakat tidak terpengaruh informasi menyesatkan.

“Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui satu jalur yaitu jalur reguler nasional. Tidak ada jalur lain atau kuota lainnya seperti kuota khusus, kuota Mabes, maupun kuota tambahan lainnya,” tegasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf