HOME  ⁄  Nasional

Menteri Kesehatan Sebut Kemenkes dan BGN Sedang Menentukan Ahli Gizi untuk Dewan Pengarah

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Menteri Kesehatan Sebut Kemenkes dan BGN Sedang Menentukan Ahli Gizi untuk Dewan Pengarah
Foto: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (sumber: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Pantau - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Badan Gizi Nasional (BGN) sedang menentukan sosok ahli gizi yang akan masuk ke Dewan Pengarah BGN untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Selasa, usai rapat bersama DPR.

"Sudah ngomong sama BGN, sekarang sudah dipersiapkan dan BGN sedang sama-sama Kemenkes menentukan ahli gizinya siapa," ungkap Budi Gunadi Sadikin.

Dewan Pengarah Akan Diisi Ahli Gizi dan Dokter Anak

Sebelumnya, Kepala BGN Nanik S Deyang menyampaikan bahwa Dewan Pengarah BGN akan melibatkan profesor ahli gizi, dokter anak, dan pakar kesehatan terkait untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

"Dari Badan Gizi Nasional berdiri itu ada Dewan Pengarah. Di Dewan Pengarah inilah akan kami isi dengan para profesor ahli gizi dan juga dokter anak," ujar Nanik S Deyang.

Dewan Pengarah merupakan bagian dari struktur organisasi BGN sejak lembaga tersebut dibentuk.

Tugas utama Dewan Pengarah adalah memberikan arahan kepada pimpinan BGN serta membimbing pelaksanaan berbagai program yang dijalankan lembaga tersebut.

Selain itu, Dewan Pengarah juga berperan membantu memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Menurut Nanik, Dewan Pengarah BGN akan beranggotakan tujuh orang.

Dari jumlah tersebut, sekitar lima orang berpeluang berasal dari kalangan ahli gizi.

Sementara itu, anggota lainnya diproyeksikan berasal dari kalangan dokter anak dan bidang kesehatan terkait.

Keterlibatan dokter anak ditujukan untuk memperkuat aspek kesehatan anak serta mendukung pemenuhan kebutuhan gizi para penerima manfaat program.

Dokter anak juga diharapkan dapat mengawal kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

BGN Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Selain membentuk Dewan Pengarah, BGN juga tengah melakukan pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Komitmen tersebut disampaikan Nanik pada 4 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas program.

Langkah yang dilakukan meliputi penghentian sementara pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

BGN juga akan melakukan penyesuaian atau refocusing penerima manfaat program.

Selain itu, lembaga tersebut menerapkan moratorium pembukaan dapur baru.

Pembenahan juga dilakukan terhadap dapur-dapur yang telah beroperasi.

BGN menargetkan seluruh dapur memenuhi standar produksi makanan bergizi dan berkualitas untuk menjamin keamanan serta mutu makanan yang disalurkan kepada masyarakat.

Dewan Pengarah nantinya akan menjadi bagian dari mekanisme pendampingan terhadap pimpinan BGN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab lembaga.

Nanik S Deyang saat ini menjabat sebagai Kepala BGN setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto dan menggantikan Dadan Hindayana.

Penulis :
Shila Glorya