
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat melalui metode water bombing atau pengeboman air dari udara dengan harapan dapat menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh tim pemadam di darat.
Fokus Pemadaman Melalui Operasi Udara
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal, mengatakan, "Sekarang lagi water bombing di wilayah karhutla Desa Cot Seumeureng, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat."
Water bombing merupakan teknik pemadaman kebakaran dari udara dengan menjatuhkan air dalam jumlah besar ke titik api menggunakan helikopter yang dilengkapi ember raksasa atau bambi bucket maupun pesawat sayap tetap.
Air yang disiramkan dari udara bertujuan membasahi area sekitar kebakaran dan menurunkan suhu secara drastis sehingga membantu proses pemadaman api, terutama di lokasi yang sulit atau berbahaya dijangkau melalui jalur darat.
BNPB berharap pelaksanaan water bombing dapat memadamkan area kebakaran lahan yang selama ini belum sepenuhnya dapat dijangkau oleh tim pemadam di lapangan.
Sebaran Titik Karhutla di Aceh Barat
Pada Selasa, 9 Juni, fokus penanganan kebakaran diarahkan ke Kecamatan Bubon dengan dukungan helikopter water bombing sebagai bagian dari operasi gabungan darat dan udara.
Kebakaran di Kecamatan Bubon melanda Gampong Berawang dengan luas sekitar 15 hektare serta Gampong Kuta Padang Layung dengan luas sekitar 10 hektare.
Di Kecamatan Johan Pahlawan, kebakaran terjadi di Gampong Lapang dengan luas sekitar 1 hektare dan Gampong Seunebok seluas sekitar 0,5 hektare.
Di Kecamatan Meureubo, tim pemadam kebakaran dari Pos Meureubo berhasil memadamkan api di Gampong Ujong Tanoh Darat yang mencakup dua titik kebakaran dengan luas sekitar 1,6 hektare dan 1 hektare.
Di Kecamatan Samatiga, kebakaran terjadi di Gampong Cot Seumeurueng dengan luas sekitar 2 hektare yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan water bombing.
Sementara itu, di Kecamatan Arongan Lambalek, kebakaran melanda Gampong Gunung Pulo dengan luas sekitar 1 hektare.
Pemerintah bersama tim gabungan terus melaksanakan operasi pemadaman melalui koordinasi darat dan udara dengan harapan seluruh titik api di wilayah terdampak dapat segera dipadamkan.
- Penulis :
- Shila Glorya





