billboard mobile
HOME  ⁄  Nasional

KA Pandalungan 2 Disambut Antusias, Okupansi Hari Pertama Capai 97,5 Persen

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

KA Pandalungan 2 Disambut Antusias, Okupansi Hari Pertama Capai 97,5 Persen
Foto: Penumpang Kereta Api Pandalungan 2 beroperasi hari pertama hingga mengangkut penumpang sebanyak 390 orang dengan okupansi mencapai 97,5 persen dari tempat duduk kapasitas 400 orang (sumber: Humas Daop 1 Jakarta)

Pantau - Kereta Api (KA) Pandalungan 2 mencatat tingkat okupansi sebesar 97,5 persen pada hari pertama operasionalnya, Kamis (18/6/2026), dengan mengangkut 390 penumpang dari total kapasitas 400 tempat duduk yang tersedia pada relasi Stasiun Gambir–Jember.

Humas Manager PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan, "Kereta Api Pandalungan 2 relasi Stasiun Gambir–Jember mendapat sambutan positif dari masyarakat."

Franoto menilai tingginya jumlah penumpang pada perjalanan perdana menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kereta api jarak jauh yang nyaman, aman, dan tepat waktu menuju wilayah Jawa Timur, khususnya Jember.

Ia mengungkapkan, "Itu menunjukkan bahwa masyarakat menyambut baik hadirnya alternatif perjalanan baru dari Jakarta menuju Jember dan berbagai kota strategis lainnya di Pulau Jawa."

Perjalanan Perdana Angkut 390 Penumpang

KA Pandalungan 2 berangkat dari Stasiun Gambir pada pukul 09.25 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Jember pada pukul 23.20 WIB.

Dari total 390 penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta, sebanyak 330 penumpang naik dari Stasiun Gambir.

Sebanyak 49 penumpang berangkat dari Stasiun Bekasi.

Sementara itu, 11 penumpang tercatat naik dari Stasiun Cikarang.

KA Pandalungan 2 menggunakan rangkaian Kereta Eksekutif Stainless Steel yang terdiri atas delapan kereta eksekutif.

Total kapasitas yang tersedia pada rangkaian tersebut mencapai 400 tempat duduk.

Perkuat Konektivitas Antarkota di Pulau Jawa

Selain melayani rute Jakarta–Jember, KA Pandalungan 2 juga melayani perjalanan ke sejumlah kota penting di Pulau Jawa.

Stasiun pemberhentian kereta ini meliputi Bekasi, Cikarang, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Lamongan, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Rambipuji, dan Jember.

KAI menyatakan pengoperasian KA Pandalungan 2 merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus memperluas pilihan perjalanan antarkota.

Menurut KAI, kehadiran kereta tersebut tidak hanya menambah kapasitas angkutan penumpang, tetapi juga memperkuat konektivitas antara kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jember.

Penumpang juga memperoleh lebih banyak pilihan jadwal perjalanan dengan moda transportasi yang bebas dari kemacetan jalan raya.

Pada perjalanan perdana 18 Juni 2026, KAI memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dengan tarif promo Rp525.000.

Setelah masa promo berakhir, tarif normal diberlakukan mulai Rp750.000 pada hari kerja dan mulai Rp800.000 pada akhir pekan sesuai ketentuan yang berlaku.

KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memilih kereta api sebagai sarana transportasi serta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.

Penulis :
Arian Mesa
Kemenkeu 2026