
Pantau - Kementerian Kebudayaan memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga, institusi, dan komunitas untuk memajukan kebudayaan Indonesia, dengan salah satu fokus utama pada penguatan budaya Islam melalui pelestarian warisan budaya, pengembangan seni, perfilman, serta dokumentasi sejarah dan kebudayaan.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan komitmen tersebut saat menggelar pertemuan strategis bersama jajaran Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.
Pelestarian budaya Islam dilakukan melalui berbagai program yang mencakup warisan budaya benda maupun warisan budaya takbenda.
Pada aspek budaya benda, Kementerian Kebudayaan terus mendukung pelestarian berbagai masjid bersejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya.
Pada aspek budaya takbenda, Kementerian Kebudayaan memberikan dukungan terhadap berbagai bentuk ekspresi budaya Islam yang berkembang di Indonesia sebagai hasil proses akulturasi dengan beragam tradisi dan budaya.
Pengembangan Film dan Seni Budaya Islam
Kementerian Kebudayaan juga membangun berbagai platform untuk mendukung pengembangan budaya Islam, salah satunya di bidang perfilman melalui Santri Film Festival.
Festival tersebut memberikan ruang bagi talenta kreatif di lingkungan pesantren untuk mengangkat cerita, ajaran Islam, dakwah, serta kehidupan pesantren melalui medium film.
Fadli Zon mengungkapkan, "Yang kita buat platformnya itu salah satunya di bidang film, yaitu Santri Film Festival, yang sekarang menjadi bagian dari kegiatan strategis dan prioritas di Dana Indonesia Raya. Karena kita yakin bahwa di pesantren juga cukup banyak talenta-talenta."
Selain perfilman, Kementerian Kebudayaan juga membuka peluang pengembangan seni bernuansa Islami, termasuk seni kasidah melalui kolaborasi bersama organisasi dan komunitas terkait.
Fadli Zon juga menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan memiliki mekanisme pendanaan melalui Dana Indonesia Raya yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas, lembaga, dan organisasi kebudayaan untuk mendukung berbagai program strategis di bidang kebudayaan.
Ia mengatakan, "Kementerian Kebudayaan mempersilakan Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam MUI mengajukan proposal program sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk untuk program penulisan sejarah, penyusunan ensiklopedia, maupun berbagai kegiatan pemajuan kebudayaan lainnya."
MUI Siapkan Maestro Summit dan Usulkan Berbagai Kolaborasi
Dalam pertemuan tersebut, Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam MUI menyampaikan rencana penyelenggaraan Pra-Kongres Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) bertema "Arah Baru Budaya Islam Indonesia: Budaya Islam sebagai Kekuatan Dakwah, Akar Persatuan, dan Kemajuan Bangsa" yang menjadi bagian dari rangkaian Maestro Summit.
Maestro Summit dijadwalkan berlangsung pada 18–19 Juli 2026 di Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Gintung, Balaraja, Tangerang.
Kegiatan tersebut akan mempertemukan seniman, budayawan, ulama, serta tokoh kebudayaan Islam Indonesia.
Wakil Sekjen Bidang Seni Budaya MUI Erick Yusuf berharap dalam Maestro Summit dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) antara Kementerian Kebudayaan dan MUI sebagai bentuk sinergi program kedua lembaga pada masa mendatang.
MUI juga mengundang Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk menyampaikan pidato peradaban yang akan menjadi bagian dari penyusunan manifesto peradaban Islam Indonesia.
Selain itu, MUI menawarkan sejumlah ruang kolaborasi yang meliputi pengembangan Festival Film Santri, penelitian dan penulisan sejarah Islam Indonesia, pengembangan seni musik Islami, lomba cipta lagu anak, serta berbagai program penguatan seni budaya Islam.
Pada bidang literasi dan dokumentasi kebudayaan, MUI telah menyusun Ensiklopedi Budaya Islam Indonesia sebanyak tujuh jilid, yang akan dilanjutkan dengan penyusunan Sejarah Umat Islam Indonesia serta Ensiklopedi Seni Budaya Islam Indonesia.
Ensiklopedi Seni Budaya Islam Indonesia tersebut direncanakan mendokumentasikan sekitar 500 unsur budaya Islam yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
- Penulis :
- Shila Glorya





